Logo Saibumi

Wapadai Kanker Payudara, Ini Yang Mesti Dilakukan

Wapadai Kanker Payudara, Ini Yang Mesti Dilakukan

Sibumi.com (SMSI), Info Sehat - Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya. Mengapa demikian? Karena pada stadium awal, kanker umumnya tidak bergejala sehingga sulit terdeteksi. Oleh karena itu, deteksi kanker sejak dini sangatlah penting agar penanganan dapat segera dilakukan dan peluang sembuh pun semakin tinggi.

Berikut adalah deteksi beberapa jenis pemeriksaan atau deteksi dini kanker payudara.

BACA JUGA: Sudah Vaksin Covid-19, Tapi Sertivikat Tidak Keluar? Segera Cek dan Download di pedulilindungi.id

 

Kanker payudara

Kanker payudara adalah penyakit yang disebabkan oleh munculnya sel-sel kanker di jaringan payudara. Sel kanker tersebut bisa tumbuh di sekitar saluran susu dan kelenjar getah bening di payudara. Kanker payudara umumnya terjadi pada wanita.

 

Beberapa gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai adalah:

  • Muncul benjolan lunak atau keras yang tidak terasa sakit di payudara
  • Payudara atau puting terasa nyeri
  • Puting tertarik ke dalam
  • Kulit payudara atau puting menebal, bersisik, kemerahan, gatal, muncul ruam, dan iritasi
  • Keluar cairan dari puting yang berwarna kuning, cokelat, merah, atau bening
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Untuk mendeteksi keberadaan sel kanker payudara, ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan, di antaranya:

 

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)

SADARI merupakan pemeriksaan yang dapat dilakukan secara mandiri dengan cara meraba payudara untuk mendeteksi apakah ada perubahan fisik, seperti benjolan, atau perubahan puting dan kulit di payudara.

 

Wanita dewasa dari segala usia disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) minimal sebulan sekali.

 

Mammografi atau mammogram

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperlihatkan penampakan jaringan pada payudara.

 

Jika hasil pemeriksaan mammogram menunjukkan adanya kelainan, pemeriksaan penunjang lain, seperti MRI, USG, atau biopsi, mungkin diperlukan untuk memastikan apakah kelainan tersebut berkaitan dengan kanker payudara atau tidak.

 

Tumor marker kanker payudara

Pemeriksaan tumor marker kanker payudara merupakan salah satu jenis tes untuk mendeteksi dini kanker payudara. Selain itu, pemeriksaan ini juga bisa dilakukan untuk mendeteksi kambuhnya penyakit kanker payudara atau memantau efektivitas terapi kanker.

 

Pemeriksaan kanker payudara disarankan bagi perempuan yang memiliki anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara atau kanker ovarium, serta wanita berusia di atas 47 tahun yang sudah memasuki masa menopause. Pemeriksaan ini disarankan untuk dilakukan setidaknya 3 tahun sekali.(*)

BACA JUGA: Ragam Buah dan Makanan Meengandung Vitamin D, Kuatkan Tubuh Melawan Covid-19



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong