Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Siapa yang tidak kenal dengan tanaman yang satu ini. Tanaman yang tumbuh secara liar ini sering menjadi mainan bagi anak-anak dikarnakan daunnya yang bereaksi ketika terkena sentuhan membuatnya mendapatkan julukan sebagai putri malu.
Namun, tahukah Anda bahwa tanaman liar ini ternyata juga memiliki segudang manfaat kesehatan bagi tubuh, berikut adalah beberapa manfaat tanaman putri malu bagi tubuh kita.
BACA JUGA: Tips Latihan Atasi Anosmia Akibat Covid-19
Tanaman putri malu sudah lama digunakan untuk menghentikan pendarahan dan mengatasi masalah kulit. Misalnya, dalam pengobatan tradisional orang membuat pasta hangat dari akar tanaman dan mengoleskannya pada luka untuk menghentikan pendarahan dan membantu penyembuhan.
Tanaman ini dapat membantu proses regenerasi saraf siatik. Saraf skiatik adalah saraf terpanjang pada tubuh Anda. Ini berasal dari sumsum tulang belakang dan berlanjut ke bawah melalui ujung belakang Anda, kemudian bercabang dan meluas ke setiap kaki.
Jadi, nyeri saraf skiatik bisa menjalar dari punggung dan melalui bokong ke paha dan betis. Bahkan terkadang, rasa sakit sampai ke jari-jari kaki Anda.
Dalam sebuah penelitian inovatif, hewan pengerat dengan cedera saraf skiatik diberi ekstrak tanaman putri malu setiap empat hari selama tiga bulan. Mereka memiliki regenerasi saraf skiatik 40% lebih baik dibandingkan dengan mereka yang diberi hidrokortison, steroid. Meski begitu, penelitian lebih lanjut juga masih diperlukan.
Wah rupannya tanaman putri malau dapat membunuh membunuh parasit. Anda sudah tahu bahwa biji putri malu dapat menangkap parasit di usus dan membuangnya melalui tinja. Tapi, bukan hanya itu saja yang bisa dilakukan tanaman ini.
Dalam studi tabung reaksi, para ilmuwan mengekspos cacing gelang untuk ekstrak biji putri malu. Ekstrak bijinya menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada cacing. Penelitian juga menunjukkan bahwa putri malu tidak hanya dapat membunuh parasit dewasa, tetapi juga dapat menonaktifkan larva.
Manfaat putri malu adalah dapat mendukung kesehatan usus. Biji dari putri malu bersifat mucilaginous, artinya akan membengkak saat bersentuhan dengan cairan dan membentuk gel.
Saat Anda menelan biji putri malu, dalam bentuk bubuk di kapsul, pembengkakan serupa terjadi di saluran pencernaan Anda. Bijinya menjadi gel lengket yang dapat menempel pada racun kimiawi, logam berat, parasit, dan bakteri berbahaya.
Massa biji putri malu, racun, dan makhluk yang lengket ini bergerak melalui usus Anda dan dikeluarkan melalui tinja. Lendir dalam biji putri malu ini sejenis serat larut, artinya dapat larut dalam air. Itulah mengapa ia mampu menyerap air dan membentuk gel.
Selanjutnya adalah untuk mencegah kerusakan hati. Jika Anda memiliki penyakit kronis yang kompleks, seperti penyakit Lyme dan infeksi parasit, organ hati dan kandung empedu mungkin akan meradang.
Bakteri lyme dapat bersembunyi di hati Anda. Selain itu, parasit, seperti cacing hati, Ascaris lumbricoides, dan cacing lainnya, dapat bersembunyi di sistem saluran empedu hati. Makhluk ini dapat menyumbat sistem dan menyebabkan peradangan serta kerusakan.
Penelitian menunjukkan bahwa putri malu dapat membantu melindungi hati dari kerusakan, termasuk hati yang terlalu banyak mengandung racun.
Manfaat putri malu selanjunya adalah sebagai obat diuretik. Diuretik adalah zat yang membantu mengurangi penumpukan cairan di tubuh dengan membuat Anda lebih sering buang air kecil. Obat diuretik biasanya diresepkan untuk penderita tekanan darah tinggi. Obat ini juga digunakan untuk gagal jantung kongestif dan penyakit ginjal kronis.
Peradangan adalah cara tubuh Anda mencoba melindungi dirinya sendiri. Misalnya, ketika tubuh terpapar oleh racun atau patogen. Sel-sel yang rusak mengaktifkan peradangan untuk memulai penyembuhan. Namun, jika proses ini tidak berhenti, peradangan bisa mengakibatkan masalah kesehatan jangka panjang, seperti diabetes, penyakit jantung, dan radang sendi.
Peneliti mengekstrak 14 fitokimia dan senyawa lain dari tanaman putri malu untuk menguji efek anti-inflamasi yang ada di dalamnya. Beberapa senyawa dinilai dapat membantu menurunkan molekul inflamasi sebanyak 60% saat hewan terpapar pemicu peradangan. (*)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 294
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 26
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA