Foto Istimewa/ Screenshot Vidio
Saibumi.com(SMSI), Jakarta– Sejumlah investor yang telah membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) mendatangi kantor pusat Badan Gizi Nasional di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, untuk meminta kejelasan terkait kelanjutan operasional dapur yang telah mereka bangun.
Aksi tersebut menjadi sorotan setelah video kedatangan para investor beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, para investor menyampaikan kekecewaan karena dapur yang telah dibangun dengan nilai investasi mencapai miliaran rupiah hingga kini belum beroperasi.
BACA JUGA: Ketok Palu! DPR Sahkan Perubahan Ketiga UU Polri
Salah seorang investor dalam video tersebut mengaku telah menunggu selama berbulan-bulan tanpa kepastian mengenai pelaksanaan program.
"Tujuh bulan teman-teman daerah membuat miliaran, sampai detik ini pemerintah kami bantu," ujar seorang pria dalam video yang beredar di media sosial, Selasa (9/6/2026).
Dalam video yang sama, sempat terjadi adu mulut antara sejumlah investor dengan petugas keamanan yang berjaga di lokasi. Bahkan, seorang pria berbaju cokelat terdengar berteriak dan menantang petugas keamanan sehingga suasana sempat memanas.
Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghentikan operasional dapur SPPG yang telah dibangun para investor.
Menurut Nanik, persoalan yang disampaikan para investor bukan terkait penghentian program, melainkan ketidakjelasan mengenai kelanjutan operasional dapur MBG di wilayah 3T yang telah dibangun sebelumnya.
"Bukan dihentikan dapurnya, mereka investor dapur 3T yang selama ini merasa sudah membangun dapur tapi tidak jelas kelanjutannya. Saya kan baru masuk September 2025. Saya bukan Wakil Kepala Operasional, jadi saya tidak mengerti bagaimana kebijakan sebelumnya atau jalan ceritanya," ujar Nanik, dilansir Idntimes.com, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama dua wakil kepala BGN telah menerima perwakilan investor untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi mereka.
Lebih lanjut, Nanik menyatakan BGN akan berkoordinasi dan berkonsultasi dengan DPR serta pihak terkait guna mencari solusi atas persoalan yang dihadapi para investor tersebut.
"Makanya kemarin kami, saya dan dua wakil kepala, menerima pengaduannya. Nanti kita konsultasikan ke DPR dan pihak terkait untuk mencari solusinya seperti apa," tambahnya.
Kasus ini menjadi perhatian karena program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran di berbagai daerah, termasuk kawasan 3T.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 238
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 42
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
BERLANGGANAN BERITA