Logo Saibumi

Mandiri dan BRI Serap Penuh Dana Pemerintah Rp55 Triliun, Kemenkeu Siapkan Evaluasi Tahap Lanjut

Mandiri dan BRI Serap Penuh Dana Pemerintah Rp55 Triliun, Kemenkeu Siapkan Evaluasi Tahap Lanjut

Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK IV Tahun 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Saibumi.com (SMSI), Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan bahwa dua bank pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, telah menyalurkan secara penuh dana penempatan pemerintah masing-masing senilai Rp55 triliun.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu, mengatakan keberhasilan tersebut membuka peluang bagi pemerintah untuk kembali menambah penempatan dana di bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Namun, keputusan itu akan mempertimbangkan kondisi kas negara serta hasil evaluasi atas kinerja masing-masing bank.

“Sebagai contoh, BRI dan Mandiri sudah terserap 100 persen. Selanjutnya akan kami evaluasi lagi sambil melihat kondisi kas pemerintah,” ujar Febrio dalam acara Economic Outlook 2026 di Jakarta, Rabu (5/11/2025), dikutip dari Beritasatu

Ia menegaskan, kebijakan penempatan dana pemerintah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan perencanaan yang matang, sebagai bagian dari strategi pengelolaan kas negara. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas fiskal serta memperkuat likuiditas sektor perbankan, terutama di bank-bank milik negara.

Febrio menjelaskan, penempatan dana pemerintah pada bank-bank Himbara merupakan bagian dari manajemen kas yang fleksibel dan adaptif. Dengan kebijakan ini, pemerintah tidak hanya menjamin ketersediaan dana untuk kebutuhan operasional, tetapi juga memastikan dana yang belum digunakan dapat dimanfaatkan secara produktif di sistem keuangan.

“Kita pastikan kas operasional pemerintah tetap terjaga. Namun, jika ada dana lebih, bisa ditempatkan di perbankan agar tetap memberikan manfaat ekonomi,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengumumkan penempatan dana kas negara senilai total Rp200 triliun ke lima bank anggota Himbara pada Jumat (12/9/2025).

Kelima bank tersebut ialah Bank Mandiri, BRI, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Dari total dana itu, Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN memperoleh Rp25 triliun, sementara BSI mendapatkan Rp10 triliun.

Purbaya menjelaskan, langkah ini ditujukan untuk memperkuat penyaluran kredit dan pembiayaan ke sektor produktif, guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya sudah berjanji menyalurkan tambahan dana Rp200 triliun ke perbankan, dan keputusan itu telah dijalankan siang ini,” ujar Purbaya. (GA)

BACA JUGA: Sektor Formal Meningkat, Tapi Pekerja Informal Masih Dominan di Indonesia

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA