Logo Saibumi

Badak Lampung Butuh 2 Tahun Menuju Liga 3, Sebuah Prestasi?

Badak Lampung Butuh 2 Tahun Menuju Liga 3, Sebuah Prestasi?

Foto: Instagram Badak Lampung

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Badak Lampung FC dipastikan turun kasta ke Liga 3 setelah hanya mampu meraih 4 poin dalam 9 pertandingan, selain itu Laskar Saburai menjadi juru kunci di klasmen akhir babak penyisihan di Grup B Liga 2 2021.

 

Kekecewaan pun menggema, bahkan ada yang sampai menyebut perlu dua tahun untuk bisa masuk ke Liga 3 Indonesia.

BACA JUGA: Liburan, Protokol Kesehatan Jangan Lemah Dong!

 

"Sebuah prestasi yang luar biasa bagi Badak Lampung, dalam 2 tahun dua kali degradasi," ungkap Prayitno kepada saibumi.com, Senin (6/12/2021).

 

Bukan tanpa alasan, Badak Lampung FC dulu dikenal dengan nama Perseru Serui adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berkompetisi di Liga 1.

 

Pergantian nama dan markas tersebut dilakukan pada tahun 2019, dikarenakan klub Perseru Serui kesulitan finansial untuk mengarungi kompetisi sehingga kemudian diakuisisi oleh pengusaha asal Lampung, Marco Gracia Paulo yang selanjutnya memindahkan markas Perseru Serui dari Kabupaten Yapen ke Kota Bandarlampung.

 

Pada musim pertamanya di Liga 1 2019, Laskar Saburai hanya mampu finis di posisi ke-16 dengan mengoleksi 33 poin.

 

Artinya Badak Lampung FC harus turun kasta ke Liga 2 2020. Hal ini sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), dimana tiga klub terendah akan degradasi.

 

Jadi bisa dibilang benar apa yang diungkapkan Prayitno bahwa, Badak Lampung butuh dua tahun untuk bisa menuju Liga 3 Indonesia.

 

Sementara itu saat saibumi.com menilik akun instagram Badak Lampung terlihat skuat dan manajemen bersilaturahmi dengan para bala fans (Sebutan fans Badak Lampung).

 

"Perwakilan dari manajemen dan pemain bersilaturahmi dengan perwakilan dari suporter. Terima kasih untuk dukungannya selama ini, maaf untuk hasil yang buruk dimusim ini. Semoga kita semua bisa jauh lebih baik lagi kedepannya. Banii," tulis Badak Lampung.

 

Manajer Badak Lampung FC Henry Arifianto menjelaskan tim dipertandingan terakhir sudah dibubarkan. Sudah tidak ada pemain lagi, pelatih dan official semua sudah bubar.

 

Meski ia mengatakan bahwa tim dibubarkan, namun sementara untuk manajemen sendiri, Henry mengaku masih ada. Manajemen akan tetap ada sesuai kontrak.

 

"Manajemen sejauh ini masih ada karena sistemnya masih kontrak. Kita lihat konfirmasi kontrak sampe awal tahun ini Januari atau Februari," pungkas Henry. (Riduan)

BACA JUGA: Liburan, Protokol Kesehatan Jangan Lemah Dong!

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA