Saibumi.com (SMSI), Jakarta - Belum lama ini PT Pertamina (Persero) bersama pihak berwajib mengungkap praktik penyalahgunaan dan penimbunan Solar subsidi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Menurut Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun angkat bicara dan memberikan solusi atas masalah ini.
BACA JUGA: Ratusan Pegawai BPN Terlibat Mafia Tanah
Dia mengusulkan subsidi diberikan langsung ke orang, bukan lagi pada barang, alias diterapkan dengan skema subsidi tertutup. jika dilakukan secara tertutup dan terjadi ketidakakuratan data, maka akan mudah untuk dilakukan perbaikan. Penerima bisa diminta mengembalikan uangnya dan subsidi tapi belum terdaftar, bisa langsung mendaftar.
"Jika data tidak akurat juga mudah diperbaiki dan penerima bisa diminta kembalikan uangnya dan yang belum terima bisa mendaftarkan diri," jelasnya.
Seperti diketahui, harga Solar subsidi saat ini dipatok hanya Rp 5.150 per liter dengan subsidi tetap Rp 500 per liter, sementara harga Solar non subsidi, berdasarkan data Pertamina per 18 September 2021, untuk jenis Dexlite mencapai sekitar Rp 9.500 - Rp 9.900 per liter dan Pertamina DEX sekitar Rp 11.150 - Rp 11.550 per liter.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
BERLANGGANAN BERITA