Foto Istimewa/dok.beritasatu.com
Saibumi.com(SMSI), Jakarta – Presiden Prabowo Subianto disebut terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program pemerintah di seluruh kementerian dan lembaga.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA: Pengamat Mata Uang: Rupiah Berpotensi Tembus Rp19.000 per Dolar AS Bulan Ini
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pengawasan yang dilakukan Presiden merupakan bagian dari tugasnya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.
"Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, beliau memang secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh program kementerian maupun lembaga," ujar Prasetyo dilansir dari Beritasatu.com, Jumat (5/6/2026).
Menurut Prasetyo, evaluasi yang dilakukan Presiden tidak selalu berujung pada tindakan tertentu. Namun, lebih bertujuan memastikan seluruh kementerian dan lembaga menjalankan tugas, fungsi, serta program kerja sesuai aturan dan target yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menjelaskan, proses evaluasi merupakan bagian penting dalam tata kelola pemerintahan guna menjaga agar pelaksanaan program tetap berada pada jalur yang benar dan mampu mencapai sasaran yang diharapkan.
Prasetyo juga menegaskan bahwa pengawasan Presiden tidak hanya terfokus pada satu program tertentu, melainkan mencakup seluruh program strategis nasional yang sedang dijalankan pemerintah.
Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional.
Program unggulan pemerintah itu belakangan menjadi perhatian setelah Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.
Ketiga mantan pejabat yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.
Meski demikian, Prasetyo menekankan bahwa evaluasi yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan mekanisme rutin yang berlaku terhadap seluruh kementerian dan lembaga, bukan hanya sebagai respons terhadap kasus tertentu.
BACA JUGA: Pengamat Mata Uang: Rupiah Berpotensi Tembus Rp19.000 per Dolar AS Bulan Ini
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
BERLANGGANAN BERITA