Logo Saibumi

Wali Kota: Banyak Bangunan Tutup Sungai, Picu Banjir di Bandar Lampung

Wali Kota: Banyak Bangunan Tutup Sungai, Picu Banjir di Bandar Lampung

Foto | Istimewa | Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana

Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa persoalan banjir masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera ditangani secara serius dan menyeluruh di ibu kota Provinsi Lampung.

 

Hal tersebut disampaikan Eva Dwiana dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan, dan Kebijakan” yang digelar di kampus Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Selasa (28/4/2026).

BACA JUGA: Tunggak Cicilan, Truk Malah Dijual: Dua Pelaku Dibekuk di Dua Provinsi

 

Dalam forum tersebut, Eva menekankan bahwa penanganan banjir tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

“Banjir ini bukan hanya masalah pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Semua yang ada di sini harus ikut terlibat dalam penanganannya,” ujar Eva dalam pemaparannya.

 

Ia mengungkapkan, kondisi geografis Kota Bandar Lampung yang dilintasi banyak aliran sungai menjadi tantangan tersendiri. Tercatat terdapat enam sungai besar dan sekitar 33 anak sungai yang melintasi wilayah kota.

 

Namun, sebagian aliran sungai tersebut mengalami penyempitan akibat berdirinya bangunan liar yang menutup saluran air.

 

“Banyak bangunan yang berdiri di atas aliran sungai, bahkan menutup saluran air. Termasuk kampus, ini yang membuat aliran tidak normal dan memicu banjir,” jelasnya.

 

Meski demikian, Eva menegaskan bahwa penertiban bangunan di atas aliran sungai tetap akan dilakukan dengan pendekatan humanis guna menghindari konflik sosial di masyarakat.

 

“Kita harus manusiawi. Tapi kalau ini tidak ditangani, Bandar Lampung bisa terus tenggelam saat hujan deras,” tegasnya.

 

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dalam menyelesaikan persoalan banjir dari hulu hingga hilir.

 

“Kalau kita diamkan, banjir akan terus berulang. Maka harus ada kerja bersama, dari hulu sampai hilir,” tuturnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Eva turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan organisasi lingkungan, yang telah memberikan masukan dalam penyusunan roadmap penanganan banjir.

 

Ia berharap melalui forum tersebut dapat menghasilkan langkah konkret dan terintegrasi, sehingga ke depan Kota Bandar Lampung dapat terbebas dari bencana banjir.

 

 

BACA JUGA: Tunggak Cicilan, Truk Malah Dijual: Dua Pelaku Dibekuk di Dua Provinsi

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA