Proyek penanaman tiang/penyangga kabel fiber optik baru milik Fiberstar di depan gedung kantor DPRD Kota Bandar Lampung di Kawasan Sumur Putri. Foto : Dok Saibumi.com
Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dibawah kepemimpinan Walikota Eva Dwiana membuat beberapa kebijakan guna terciptanya kota metropolitan terpadu, salah satunya dengan program satu tiang bersama guna mengatasi kesemrawutan kabel jaringan di kota tapis berseri ini, Jumat 22 Agustus 2025.
Namun kebijakan tersebut dianggap sebagian besar warga hanya sekadar omongan belaka, masyarakat peduli tata kota Bandar Lampung Fikri, menilai kebijakan Pemkot cuma omon omon saja.
"Kebijakan Walikota Eva Dwiana mah banyak omon-omon nya mas, janji nya apa namun sampai sekarang tidak terbukti nyata, kesemrawutan kabel kan sudah menjadi keresahan masyarakat namun malah saya liat di Media banyak pemasangan tiang yang diberi izin," ujarnya.
Menurutnya, Pemkot semestinya tidak labil atas program kebijakannya terutama menyangkut hal yang menjadi janji politik apalagu janji publik.
"Jika Bunda sudah berjanji kepada masyarakat ya segera ditepati lah, jangan hanya untuk pencitraan saja, masyarakat kan butuh bukti bukan janji," tegasnya.
Pihaknya menilai bahwa, inkonsistensi pada program kebijakan yang dilakukan Pemkot kali ini cenderung berpotensi memuat unsur kepentingan praktis pihak tertentu.
"Mengapa demikian? coba kita perhatikan, di tengah kebijakan saklek bahwa di tahun ini tak ada lagi penanaman/pembangunan tiang baru bagi pengusahaan wifi di Bandar Lampung yang telah lambat-laun disepakati semua pihak. Namun belakangan, penanaman baru malah sekarang diperbolehkan," ujar Fikri.
Lanjutnya membeberkan bahwa, hal ini jelas kontradiktif dengan apa yang telah menjadi program kebijakan Pemkot mengatasi kesemrawutan di kota. Karena menurut Fikri, semakin bertambah penanaman tiang baru ini bukannya mengatasi persoalan tapi malah bikin kesemrawutan bertambah juga merusak estetika tapis berseri ke depan.
"Bukan hal yang mustahil kalau, dalam waktu dekat kita bakal lihat jaringan utilitas di tepian jalan besar ataupun protokol di Kota Bandar Lampung bertambah, sehingga kesebelasan jaringan kesemrawutan di masa depan secara konstan terbentuk karena kebijakan labil seorang pengampu kepentingan," imbuh Fikri.
Ia pun mengingatkan, dampak atas investasi pembangunan yang tak dikelola secara benar memicu persoalan yang berdampak negatif bagi masyarakat ke depannya.
Kendati demikian, Fikri tetap mengapresiasi kinerja pemkot bandar lampung. "Untuk saat ini kinerja Bandar Lampung ya cukup responsif, banyak jalan yang sudah diperbaiki, saluran air dibenarkan serta akses pendidikan dan kesehatan tetap gratis bagi yang tidak mampu" bebernya.
Sebelumnya telah diberitakan Program Satu Tiang Sekadar Bualan: Disperkim Diduga Beri Izin Penanaman Tiang Fiberstar di Sumur Putri
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 292
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 196
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 20
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 16
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 15
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 13
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 12
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 12
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 11
BERLANGGANAN BERITA