Logo Saibumi

Cara Mengatasi Motor Matic Sulit Diengkol

Cara Mengatasi Motor Matic Sulit Diengkol

Saibumi.com, Bandar Lampung - Bagi pemula, motor matic yang sulit diengkol menjadi kendala besar untuk menghidupkan sepeda motor. Terlebih, bila starter motor ikut bermasalah, motor matic cenderung sulit dinyalakan hingga aktivitas menjadi terganggu. Hal ini tentu membingungkan, terutama bagi pengguna yang belum terbiasa menghadapi masalah pada sepeda motor.

 

Pada prinsipnya, motor matic sulit diengkol disebabkan oleh berbagai hal, seperti tegangan aki yang melemah, korsleting, ataupun permasalahan pada kabel busi. Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi, langkah penanganannya pun bervariasi tergantung pada penyebab yang terdeteksi. Berikut beberapa penyebab motor matic sulit diengkol lengkap dengan cara mengatasinya.

BACA JUGA: Busi Basah Saat Hujan Bisa Buat Motor Mogok, Berikut Solusinya

 

- Melemahnya Tegangan Aki

Kondisi aki yang lemah cenderung tidak memiliki tegangan yang cukup untuk mendukung sistem pengapian yang optimal. Adapun dalam kinerjanya, sistem pengapian memerlukan daya dari aki untuk memicu percikan api di busi. Umumnya, tegangan aki motor matic yang normal berkisar antara 10 hingga 12 volt.

Jika tegangan aki rendah, maka percikan yang dihasilan tidak cukup kuat untuk menyalakan mesin sepeda motor. Untuk itu, pemilik motor matic perlu mengecek tegangan aki dan dilakukan pengisian ulang aki menggunakan charger. Namun, apabila aki rusak, hendaknya mengganti dengan aki baru. Aki yang sudah rusak akan sulit mengalirkan tegangan yang cukup ke sistem kelistrikan. 

 

- Korsleting di Sistem Starter

Motor matic yang sulit diengkol juga bisa disebabkan oleh adanya kerusakan atau korsleting pada sistem starter. Umumnya, korsleting terjadi di terminal 30 starter, yang berada dekat dengan logam mesin yang menghubungkan massa aki. Perlu dipahami, jika terminal 30 berada dekat dengan bagian logam mesin yang menghubungkan massa aki, hal ini dapat memicu korsleting jika terjadi kontak langsung atau kebocoran arus. Saat terjadi korsleting, biasanya akan ditemukan bekas terbakar di area tersebut.

Untuk menanganinya, buka bagian starter dan temukan area yang mengalami korsleting. Pastikan terminal 30 tidak terlalu dekat dengan logam mesin. Jika perlu, tambahkan pelindung atau penyekat agar tidak ada kontak langsung dengan logam.

 

- Terjadi Lonjakan Tahanan pada Kabel Busi

Selain itu, penyebab ketiga yaitu adanya lonjakan tahanan pada kabel busi. Saat tahanan kabel busi melonjak, listrik yang masuk ke dalam busi menjadi kecil yang mengakibatkan percikan api lemah bahkan mati. Untuk menanganinya, ukur tahanan kabel busi menggunakan pengukur ohm meter. Jika angka tahanan menunjukkan lebih dari 25Kohm, maka perlu diganti dengan yang baru.

 

- Bensin Tidak Turun

Terakhir, kesulitan motor matic diengkol disebabkan oleh bensin yang tidak mengalir dengan baik dari tangki menuju karburator. Hal ini biasanya terjadi ketika motor matic didiamkan dalam waktu lama yang membuat udara terjebak pada selang bensin dan menghambat bensin turun ke karburator. Adapun untuk menanganinya cukup mudah, yaitu dengan melepas selang radiator yang menghubungkan input karburator. Jika sudah lepas, tunggu hingga bensin mengalir. Kemudian, pasang kembali selang tersebut dan cobalah untuk engkol sepeda motor.(SB05)

BACA JUGA: Busi Basah Saat Hujan Bisa Buat Motor Mogok, Berikut Solusinya

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA