Logo Saibumi

Diduga Stress, Seorang Wanita Warga Moyudan Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api

Diduga Stress, Seorang Wanita Warga Moyudan Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api

Foto : Petugas Mengevakuasi tubuh korban untuk selanjutnya dibawa ke RS. Bhayangkara | Saibumi.com/ONE

Saibumi.com (SMSI), Sleman - Seorang wanita berinisial As (55) warga Jowahan, RT. 01 RW. 27, Sumberagung, Moyudan, Sleman meninggal dunia tertabrak kereta api, pada Sabtu (22/10/2022) pagi.

 

Korban diduga stres karena faktor ekonomi dan nekat menabrakkan dirinya ke kereta api yang sedang melintas. 

BACA JUGA: Berkas Perkara Penyuap Karomani Segera Dilimpahkan ke PN Tanjungkarang

 

Kapolsek Moyudan, Polresta Sleman, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Eko Haryanto menceritakan korban tertabrak kereta api sekitar pukul 04.45 WIB.

 

Berdasarkan keterangan saksi, kronologi kejadian bermula ketika pagi itu korban naik sepeda angin dan turun ke bawah jembatan Gamplong, Moyudan, lalu menuju jalur kereta api.

 

Bersamaan saat itu, melaju kereta api barang pengangkut semen dengan nomor KA 2721 B dari arah timur menuju ke barat. 

 

"Korban kemudian menabrakkan diri dan terjadilah laka kereta. Masinis melaporkan kejadian tersebut ke stasiun kereta Sentolo," kata Agung P, petugas Polsuska kepada Saibumi.com, Sabtu (22/10/2022). 

 

Ciri-ciri korban yang tertabrak kereta memiliki tinggi badan lebih kurang 150 centimeter. Saat kejadian, mengenakan kaus warna abu-abu bermotif ranting, celana pendek warna coklat, dan kerudung abu-abu.

 

Kondisi tubuh korban setelah tertabrak kereta api terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan sejumlah luka. Antara lain, kepala bagian belakang dan atas pecah serta badan lecet-lecet. 

 

Setelah menerima laporan kejadian laka kereta api, petugas dari Inafis Polresta Sleman, Polsek Moyudan, PMI Kabupaten Sleman, dan relawan dari SAR DIY Kapanewon Moyudan langsung datang ke lokasi kejadian untuk selanjutnya mengevakuasi tubuh korban.

 

Menurut Agung, korban nekat menabrakkan diri ke kereta api diduga karena persoalan ekonomi. "(Dugaan sementara) stres karena ekonomi," katanya. Saat ini jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. (ONE)

BACA JUGA: Berkas Perkara Penyuap Karomani Segera Dilimpahkan ke PN Tanjungkarang

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA