Logo Saibumi

Potensi Lampung Luar Biasa Karena Punyai Konektivitas yang Tidak Dimiliki Provinsi Lain

Potensi Lampung Luar Biasa Karena Punyai Konektivitas yang Tidak Dimiliki Provinsi Lain

Foto:

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung menggelar dialog dan diskusi terkait Peran Kementerian BUMN RI Terhadap Pemulihan Perekonomian Pasca Covid-19 bersama Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir, Selasa (10/5/2022).



Dalam paparannya Erick Thohir mengatakan bahwa Lampung mempunyai potensi yang luar biasa, karena terdekat dari Jawa. Dan mempunyai konektivitas yang tidak di punyai provinsi lain, yaitu penyebrangan Jawa-Sumatera itu.

BACA JUGA: Bandel, di Lampung Ada 4 Perusahaan Belum Bayarkan THR Karyawan



"Maka dari itu kita harus fokus membangun titik itu, supaya titik itu membesar, sehingga ada pertumbuhan ekonomi yang merata," ungkap Erick.



Lebih lanjut ia mencontohkan apabila di Provinsi Banten ada Krakatau Steel, disebelahnya ada DKI Jakarta yang menjadi pertumbuhan ekonomi.



"Yang di daerah Krakatau Steel sekarang menjadi industri kawasan yang besar dan membuka lapangan pekerjaan. Itukan akhirnya bagus, ada keseimbangan," jelasnya.



Ia pun menyampaikan apabila di Provinsi Lampung dibuatkan hal tersebut bisa terciptanya sebuah gagasan baru yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.



"Nah, di Lampung kan sudah ada Kota Bandar Lampung, tapi kalau disini (Lampung) dibangun kota seperti itu, kan bagus juga. Toh, tidak menyaingi Lampung ataupun Provinsi lainnya. Karena memang penyebrangannya disitu," tukasnya.



Hingga akhirnya tercetuslah sebuah pemikiran yang menjadikan Pelabuhan Panjang sebagai alternatif arus balik.


"Nah, kemarin salah satu pemikirannya yaitu mengembangkan Pelabuhan Panjang, jadi ini bisa dibilang mempermudah logistik, karena yang di Merak itu pertumbuhan Truk sudah mencapai 116 persen. Nah, kan tidak mungkin, truk, manusia, digabungkan jadi satu," bebernya.



Kemudian untuk kelanjutannya itu sendiri, pihaknya saat ini sedang mengkaji ulang keberlangsungan tersebut.



"Itu yang sedang kita kaji ulang. Hal itu dilakukan supaya masyarakat yang menggunakan Ferry bisa aman, sedangkan logistik tidak tersendat. Akhirnya dicarikan titik baru dan Pelabuhan Panjang inilah menjadi alternatif," ucapnya.



Namun, Hal ini juga dilakukan tidak serta-merta atas keputusan sepihak, melainkan dilaksanakan secara duduk bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk bisa bekerja bersama-sama.



"BUMN dengan Private Center, Swasta semua duduk bersama-sama menyelesaikan masalah ini," kata Erick.



Sementara itu, Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian menyampaikan semangat dan kehangatan Idul Fitri ini telah dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga secara tidak langsung memberikan dampak positif terhadap perkembangan perekonomian di Indonesia, semoga hal ini dapat terus berkembang ke arah lebih baik lagi.



"Dan khususnya untuk di Provinsi Lampung, mengingat potensi daerah yang sangat besar dan kaya sehingga perlu perhatian khusus nya untuk membangun sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak dalam mengembangkan dan memajukan perekonomian Provinsi Lampung," pungkas Ary Meizari. (Riduan)

BACA JUGA: BPS Jelaskan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung Triwulan I 2022

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong