Logo Saibumi

Kenal Dimedsos, Siswi SMA Diperkosa di Pinggir Pantai Pesisir Barat

Kenal Dimedsos, Siswi SMA Diperkosa di Pinggir Pantai Pesisir Barat

Saibumi.com (SMSI), Pesibar  - Seorang siswi SMA diperkosa di pinggir pantai Pekon Asahan Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa oleh seorang pria warga Pekon Pemancar, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat.

Pria inisial AS (18) ini ditangkap aparat Polsek Pesisir Tengah atas perbuatannyi pada Selasa (18/1/2022).  

BACA JUGA: Menolak Bereskan Karung, FN Tega Habisi Saudara Sepupu

Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol Zaini Dahlan mengatakan, pelaku dan korban berkenalan lewat media sosial.

Setelah itu pelaku mengajak korban bertemu di pinggir pantai Pekon Asahan Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa. 

"Senin malam pelaku mengatur pertemuan dengan korban lewat pesan singkat WhatsApp dengan dalih ingin bertemu dan berbincang santai," jelas Kapolsek Pesisir Tengah mewakili Kapolres Lampung Barat, AKBP Hadi Saeful Rahman, Selasa (18/1/2022) malam.

Pertemuan berlangsung pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB. Obrolan sempat terjadi beberapa menit.

Dengan rayuan akan menikahi korban yang baru saja dikenal, tersangka mulai memainkan aksi bejatnya. Korban yang merasa dilecehkan berontak dan teriak. 

"Saat korban tersebut berontak dan teriak, tersangka menyekap mulut korban menggunakan tangan dan mencekik leher korban. Dalam keadaan tidak berdaya pelaku menyetubuhi korban," jelas Kompol Zaini.  

Teriakan korban memancing perhatian warga yang melintas.

Mengetahui hal tersebut warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pesisir Utara. 

"Berkat laporan warga, Unit Satreskrim Polsek Pesisir Utara berkoordinasi dengan Unit Satreskrim Polsek Pesisir Tengah untuk mengamankan tersangka," tutur Kapolsek 

Saat ini korban mengalami trauma dan masih dirawat.

Sejumlah barang bukti yang diamankan yakni pakaian korban berupa celana krem panjang, sandal, sweater abu-abu, dan jilbab hitam.

Pelaku dijerat Pasal 81 Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. (*)

 

BACA JUGA: Polda Lampung Tetapkan Tersangka Pelarangan Ibadah di Tulang Bawang

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong