Foto : Robertus Satya Swandaru Wibowo Sopir taksi online yang selain untuk menambah penghasilan juga untuk kemanusiaan. (Saibumi.com/Tuti)
Saibumi.com (SMSI), Yogyakarta - Guna menambah penghasilan, sebagai pegawai kantoran di salah satu di salah satu perusahaan swasta di Jogja. Robertus Satya Swandaru Wibowo, bergabung menjadi mitra pengemudi GrabCar. Sudah empat tahun lebih kegiatan itu dilakoninya di sela-sela aktivitasnya
“Bekerja sampingan menjadi pengemudi sopir taksi online, merupakan salah satu cara buat saya untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga,” jelasnya
BACA JUGA: Ringankan Beban Warga Kala Pandemi, Polsek Teluk Betung Utara Gelar Bakti Sosial
Lantaran statusnya masih pegawai kantoran, Satya pun harus pintar-pintar dalam mengatur waktu untuk mengantar penumpang. Pria bertubuh gempal ini mengawali langkahnya dari rumah di Trimulyo, Jetis, Bantul dan bergegas menuju pangkalan favoritnya di Stasiun Tugu Jogja untuk menanti calon penumpang. Tepat pukul 9 pagi, ia pun mulai bergeser ke kantornya yang terletak di Jalan Magelang, Sleman.
“Biasanya sebelum matahari terbit, saya sudah mulai berangkat dan menyalakan aplikasi agar mendapatkan penumpang lebih awal sebelum saya masuk kantor. Terkadang suka merasa sedih, karena tidak bisa menghabiskan waktu luang bersama keluarga. Pagi menjadi pengemudi taksi online, siangnya bekerja di kantor sehingga sesampainya di rumah pun sudah gelap,” jelasnya.
Banyak pengalaman baru yang didapatnya, bahkan selama pandemi ini, banyak hal yang terjadi selama ia mengantar penumpang. Salah satunya sempat dibayar dengan gula.
Saat itu, ia baru saja pulang dari Klaten untuk mengantar penumpang. Saat melintasi Kalasan, Sleman di petang hari, aplikasinya berdering menampilkan notifikasi permintaan pengantaran dengan tujuan sebuah rumah sakit di Jogja. Tanpa pikir panjang, Satya pun langsung menyanggupi permintaan jasa tersebut.
"Ternyata penumpang tersebut merupakan pasien Covid-19. Ibu tersebut menelpon untuk menjelaskan keadaannya kalau dia hanya bisa bayar secukupnya, nggak sesuai aplikasi. Mungkin memang sedang kesulitan, saya nggak masalah," ungkapnya saat diwawancarai Jum'at (29/10/21) malam.
Sesampainya di rumah sakit imbuhnya penumpang itu hendak membayarnya dengan gula. Ia pun menolak dan meminta ibu tersebut menyimpan gulanya karena ia ikhlas mengantar.
"Kadang kalau kita kerja itu, untuk beberapa sisi, ya untuk kemanusiaan juga," pungkasnya. (Tuti)
BACA JUGA: Ringankan Beban Warga Kala Pandemi, Polsek Teluk Betung Utara Gelar Bakti Sosial
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 295
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 234
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 35
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
BERLANGGANAN BERITA