Logo Saibumi

Jogja Punya! Inilah Asal Muasal Jamu Ginggang, Nikmatnya Jamu Ramuan Bangsawan

Jogja Punya! Inilah Asal Muasal Jamu Ginggang, Nikmatnya Jamu Ramuan Bangsawan

Saibumi.com(SMSI), Jogja - Jika anda ingin mencicipi segarnya ramun Jamu resep Bangsawan Yogya. Datanglah ke Kedai Jamu Ginggang, yang berada di Kawasan Puro Pakualaman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sudah eksis sejak tahun 1950.

 

BACA JUGA: Ini Rangkaian Acara Festival Budaya Kotagede ''Kotagede Gumregah'' 2021

Resep Jamu Ginggang awalnya diperuntukkan untuk Kanjeng Sinuwun Paku Alam VII. Inilah resep Jamu Bangsawan Yogya yang hingga kini masih eksis, dan ramai dikunjungi pembeli dari daerah Yogyakarta dan dari berbagai daerah di luar Yogyakarta.

 

Histori keberadaan Jamu Ginggang bermula dari seorang abdi dalem bernama Bilowo. Abdi dalem Kadipaten Pakualaman- pada masa Pemerintahan KGPAA Paku Alam VII itu, bertugas meramu jamu untuk kerabat Kadipaten.

 

Bilowo kemudian diberi kesempatan oleh KGPAA Paku Alam VII untuk menggunakan ramuan jamunya tersebut diminum masyarakat di luar lingkungan Kadipaten.

 

Jamu Ginggang sebenarnya berasal dari kata Tan Genggan yang berarti bersatu padu. Nama ini merupakan pemberian dari kerabat Puro Pakualaman saat  meminta bantuan Bilowo untuk meracik jamu. Nama inilah yang kemudian tetap digunakan oleh Bilowo saat menjajakan jamunya dari satu tempat ketempat lain. Tapi kata Tan Genggan ternyata cukup sulit untuk diucapkan serta diingat oleh masyarakat. Mereka pun secara tak sadar menyebut dengan sebutan Ginggang.

 

Lokasi Kedai Jamu Ginggang berada di Jalan Masjid, Nomor 32, Pakualaman, Yogyakarta. Saat ini dikelola oleh generasi ke-5 dari keturunan abdi dalem Bilowo.

 

Sejumlah ramuan Jamu yang tersedia antara lain: kunir asam, beras kencur, galian putri, sehat pria, sawan tahun, uyub-uyub, temulawak, hingga jamu untuk obat batuk.

 

Ada juga Jamu Ginggang yang dikombinasi dengan telur ayam kampung, seperti sehat pria telur, beras kencur telur dan galian putri telur. Bagi yang ingin menikmati segarnya jamu, disediakan Jamu Es Beras Kencur, Kunyit Asem dan jamu lainnya.

 

Jamu dibuat setiap pagi dan tetap diolah dengan menggunakan cara-cara tradisional. Termasuk di antaranya tidak menggunakan blender. Soalnya penggunaan blender dianggap akan merusak rasa dari jamu sendiri.

 

Puro Pakualaman terletak di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Semaki, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari Keraton Yogyakarta Hadiningrat, sekitar kearah timur. Jangan lupa minum Jamu Ramuan Bangsawan, jika Anda sedang ke Yogyakarta. (tuti)

BACA JUGA: Mayat Wartawan Ditemukan Mengapung dan Tersangkut di Boat Nelayan Aceh



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong