Logo Saibumi

Pengamat Politik Internasional: Taliban Diboncengi AS Ini bukan Sebuah Kebetulan

Pengamat Politik Internasional: Taliban Diboncengi AS Ini bukan Sebuah Kebetulan

Foto : Pengamat Politik Internasional: Taliban Diboncengi AS Ini bukan Sebuah Kebetulan

Saibumi.com (SMSI), Jakarta - Afganistan, negeri berpenduduk 30 juta jiwa, berbatasan dengan Iran di sebelah barat, Pakistan di selatan dan timur; Turkmenistan, Uzbekistan, dan Tajikistan di utara dan Cina di timur. Sabtu, (21/8/21)

 

BACA JUGA: Helikopter Jatuh, 7 Orang Belum Ditemukan

Namun, setelah jatuhnya Taliban saat  invasi AS ke Afganistan dan Loya Jirga pada 2003, Pemerintahan AS menamakan Afganistan sebagai Negara Islam Transisi Afganistan.

 

Disampaikan Joe Biden lewat media, alasan hengkangnya AS dari Afganistan. Sebab, menurut pengamat politik internasional, Budi Mulyana, S.I.P., M.Si., selama 20 tahun AS menduduki Afganistan, tidak sedikit biaya yang digelontorkan.

 

 

Menurutnya, mundurnya AS dari Afganistan ialah langkah untuk mendapatkan kemenangan lain. (Diskusi Geopolitik “Memahami Kemenangan Taliban di Afganistan dan Politik Islam secara Global”, 17/8/2021, YouTube).

 

 

Di bawah konstitusi baru, negara tersebut resmi bernama Republik Islam Afganistan. Menjadi negara boneka AS dan penguasa yang didudukkan AS di sana pun merupakan penguasa bonekanya.

 

 

Kini, kondisi Afganistan berpotensi mengalami krisis sejak AS mengakhiri misi militer setelah 20 tahun pasukannya menduduki negeri tersebut. (*)

BACA JUGA: Harapan Jokowi Luncurkan OSS, Perkuat Investasi RI Mudah dan Kredibilitas



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong