Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung – Pasien isolasi mandiri COVID-19 di rumah disarankan harus memiliki oximeter.
Tapi jika tidak ada alat tersebut kita harus bagaimana?
BACA JUGA: Ternyata Vaksin Bagi Ibu Menyusui Bermanfaat Bagi Bayi Loh! Berikut Penjelasannya
Caranya ya itu “ hitung napas yang dikeluarkan ” maksudnya?
Dikatakan, sesak bila napasnya di atas 24 kali per menit. Normalnya napas seseorang untuk memenuhi kebutuhkan oksigennya berada pada kisaran 16-20 kali per menit.
Dada mungkin terasa terlalu sesak untuk menarik atau menghembuskan napas sepenuhnya. Setiap napas pendek saja membutuhkan usaha yang lebih besar dan membuat pasien dengan keluhan sesak napas merasa terengah-engah. Rasanya seperti bernapas melalui sedotan, ini yang disebut sesak napas.
Jika Kondisi pasien isolasi mandiri COVID-19 seperti ini, bisa menggunakan oksigen mentuk menyetabilkannya.
Dikatakan baik bila saturasi berada di atas 94 persen. Ketika angka menunjukkan di bawah 94 persen, maka perlu untuk segera mendapatkan perawatan dari fasilitas kesehatan. (*)
BACA JUGA: Ternyata Vaksin Bagi Ibu Menyusui Bermanfaat Bagi Bayi Loh! Berikut Penjelasannya
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 68
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA