Logo Saibumi

Dilema Pelajar : Fasilitas Pendidikan Tidak Digunakan, Bayaran Tetep Lanjut.

Dilema Pelajar : Fasilitas Pendidikan Tidak Digunakan, Bayaran Tetep Lanjut.

photo : ilustrasi

Saibumi.com (SMSI), Jakarta – Mayoritas fasilitas di kampus maupun sekolah tidak digunakan, bahkan akes bagi mahasiwa untuk menggunakan fasilitas tersebut ditutup dengan dalih Covid-19.

 

BACA JUGA: Sekolah Online Dinilai Merugikan Pelajar

Akan tetapi mahasiswa atau pelajar tetap diwajibkan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sekolah, meski kegiatan belajar dan mengajar masih berlangsung secara online.

 

“Jangankan digratiskan, diringankan saja tidak,”ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) FMN ,Symphati Dimas Rafi'i, Rabu (4/7/2021).

 

Dimas memandang, pemerintah melalui kampus menggunakan periode pandemi ini untuk memperbesar komersialisasi pendidikan. Sementara itu, nasib mahasiswa dibiarkan untuk berjuang sendiri di rumah, tidak ada jaminan kehidupan, seperti pangan, gizi, dan kesehatan bagi mahasiswa.

 

Ibarat kata, dunia pendidikan di Tanah Air telah dimasukan ke keranjang sampah, bukan mendorong intensifikasi riset, kajian, dan penelitian untuk mempercepat penanganan Covid-19.

 

"Namun pemerintah justru puas dan bangga karena berhasil menjadi salah satu negara pembeli alat Kesehatan, obat-obatan dan vaksin. Ratusan juta dosis vaksin sedang bertahap masuk ke Indonesia yang semuanya bergantung dari perdagangan internasional dan sangat menguntungkan imperialis," pungkas Dimas. (*)

BACA JUGA: Dipandemi Covid-19, Pelajar dan Mahasiswa Jadi Korban

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.