Logo Saibumi

Ini Dia! Penyebab Bertambah Covid-19 di Lampung

Ini Dia! Penyebab Bertambah Covid-19 di Lampung

Ilustrasi Covid-10 [Pixabay]

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kasus virus corona terbanyak di Lampung terdeteksi akibat pasien masih banyak melakukan kontak dengan orang yang datang dari wilayah terjangkit. Virus ini ditandai dengan adanya infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).  (Rabu, 23/06/2020)

Penting untuk menjalankan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus ini. Namun masih banyak masyarakat yang belum melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

BACA JUGA: COVID-19 di Lampung Terus Bertambah, Jumlahnya Capai 1.127 Kasus

Untuk pencegahan covid-19 maka perlu menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menghindari menyentuh muka dan mengucek mata, menggunakan masker, isolasi mandiri, menjaga jarak, menerapkan etika batuk dan bersin, dan menjaga kesehatan. 

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  1. Tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar saat penderita COVID-19 batuk atau bersin
  1. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan ludah penderita COVID-19
  2. Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang memiliki penyakit tertentuperokok, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah, misalnya pada penderita kanker.

Karena mudah menular, virus Corona juga berisiko tinggi menginfeksi para tenaga medis yang merawat pasien Covid-19. Oleh karena itu, para tenaga medis dan orang-orang yang memiliki kontak dengan pasien Covid-19 perlu menggunakan alat pelindung diri (APD).

Diagnosis Virus Corona (COVID-19)

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter juga akan menanyakan gejala yang dialami pasien dan apakah pasien baru saja bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien ada kontak dengan orang yang menderita atau diduga menderita Covid-19.

Guna memastikan diagnosis Covid-19, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut:

  1. Rapid testuntuk mendeteksi antibodi (IgM dan IgG) yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona
  1. Swab test atau tes PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi virus Corona di dalam dahak
  2. CT scan atau Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru

BACA JUGA: 19 Pegawai Reaktif Covid-19, Pemkab Tanggamus Terapkan WFH



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong