Logo Saibumi

PDPKK St. Lucia Katedral Tanjungkarang Gelar Praise and Worship, Romo Raditya Ajak Umat Buka Mata dan Telinga Rohani

PDPKK St. Lucia Katedral Tanjungkarang Gelar Praise and Worship, Romo Raditya Ajak Umat Buka Mata dan Telinga Rohani

Saibumi.com(SMSI) BANDAR LAMPUNG— Persekutuan Doa Pembaharuan Karismatik Katolik (PDPKK) St. Lucia Paroki Kristus Raja Katedral Tanjungkarang menggelar kegiatan Praise and Worship yang berlangsung khidmat. Ibadah dan penyembahan bersama ini dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Villa Citra pada Kamis, 23 Juli 2026.

Suasana Ibadah yang Mendalam
Kegiatan rohani ini terasa semakin khidmat dan mendalam berkat kepemimpinan Worship Leader (WL) Laurensius Jimmy bersama tim singers. Alunan puji-pujian dan lagu penyembahan yang dipersembahkan berhasil menyentuh hati para jemaat, membawa umat yang hadir untuk semakin masuk ke dalam keheningan dan bertolak ke kedalaman relasi bersama Tuhan.
Refleksi Inspiratif dari Romo Raditya
Hadir sebagai pembicara utama, Romo Lukas Raditya Christianto, Pr. membawakan pengajaran yang berfokus pada tema "Berbahagialah Matamu Karena Melihat dan Telingamu karena Mendengar".
Dalam sesinya, Romo Raditya membagikan kisah nyata yang sangat menggugah dari pengalamannya saat tinggal bersama kelompok penyandang disabilitas netra dan rungu wicara. Ia mengungkapkan rasa takjubnya melihat ketangguhan mereka dalam beraktivitas secara mandiri layaknya orang normal—mulai dari menonton televisi, mendengarkan musik, hingga menghafal letak benda-benda—serta menghasilkan karya-karya yang sangat membanggakan meski memiliki keterbatasan fisik.
Merujuk pada bacaan Injil Matius 13:10-17, Romo Raditya menegaskan bahwa mengenal Tuhan bukanlah soal kecerdasan intelektual, melainkan soal kerendahan hati yang terbuka pada karya Allah.
> "Banyak orang zaman Yesus melihat mukjizat namun mereka tidak percaya. Banyak orang yang mendengar pengajaran Yesus tetapi mereka tidak yakin, tidak mau menerima, mereka tetap keras hati. Jika hati kita tidak ada ruang untuk Sabda Tuhan, maka Roh Kudus berhenti sampai di sini," ungkap Romo Raditya.

Ia juga menambahkan bahwa Roh Kudus berperan penting dalam membuka mata rohani umat untuk melihat kasih Allah di balik setiap peristiwa kehidupan:
Ketika gagal, Roh Kudus mengajarkan *pengharapan.
Ketika terluka, Roh Kudus memberikan penghiburan.
Ketika bingung, Roh Kudus memberikan penerangan dan hikmat untuk melangkah.
Melalui pengajaran tersebut, umat diajak agar tidak sekadar menjadi pendengar firman, melainkan menjadi pelaku firman yang sejati dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan Penyelenggara
Ditemui usai kegiatan Koordinator PDPKK St. Lucia Ignasius Siswanto Setiawan menyampaikan pesan dan harapannya bagi seluruh jemaat yang hadir. Ia berharap momentum rohani ini dapat berdampak langsung pada kehidupan spiritual umat sehari-hari.
"Semoga melalui acara ini, umat semakin membuka mata hati dan telinga bagi karya Roh Kudus. Harapan kami, umat semakin menjadi berkat dan menjadi sakramen keselamatan bagi semua orang di sekitarnya," pungkas Ignasius.
Siswanto juga tidak lupa mengucapkan terimakasih atas kehadiran Purwanto senior PDPKK dan juga Panitia Konvenda tahun 2026 , sudah mengingatkan dan mengajak umat hadir dalam Konvenda yang akan digelar bulan September mendatang.

BACA JUGA: BGN Ultimatum SPPG yang Gagal Penuhi Standar Keamanan dan Gizi Bakal Ditutup

Kontributor : Gracia

 

BACA JUGA: BGN Ultimatum SPPG yang Gagal Penuhi Standar Keamanan dan Gizi Bakal Ditutup

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA