Foto Ilustrasi
Saibumi.com(SMSI), Pesawaran – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung, bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa dan seorang guru SD Negeri 22 Tegineneng, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, usai mengonsumsi hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (24/7/2026).
Sebagai langkah awal, Satgas MBG Provinsi Lampung meminta Satgas Kabupaten Pesawaran segera turun ke lapangan, untuk melakukan peninjauan sekaligus pemeriksaan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan ke sekolah tersebut.
Kepala Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul, mengatakan pemeriksaan dilakukan guna mengevaluasi pelaksanaan operasional SPPG, termasuk memastikan seluruh prosedur operasional standar (SOP) dijalankan secara benar.
"Kita sudah meminta agar Satgas Kabupaten segera melakukan peninjauan dan pemeriksaan ke SPPG terkait, agar dilakukan pembenahan dan memastikan SOP dapat dijalankan dengan benar-benar baik," ujar Saipul, saat dikonfirmasi Sabtu (25/7/2026).
Selain melakukan evaluasi, operasional SPPG yang melayani sekolah tersebut juga dihentikan sementara, hingga proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian, sekaligus memastikan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Saipul menegaskan, pihaknya berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan SPPG mematuhi seluruh ketentuan dan standar operasional yang telah ditetapkan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Kita berharap dan meminta agar semua yang terlibat dalam pengelolaan SPPG mematuhi aturan dan seluruh SOP yang telah ditetapkan," tegasnya.
Sementara itu, kondisi para siswa dan guru yang sempat mengalami gejala diduga keracunan dilaporkan telah membaik.
Setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Trimulyo, seluruh korban diperbolehkan pulang pada hari yang sama.
Meski demikian, penyelidikan atas penyebab pasti insiden tersebut masih terus dilakukan. Kepolisian telah mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium. Hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 78
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA