Foto Ist/ Warga Kelurahan Kasuipasar, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, bergotong royong memperbaiki jalan rusak secara swadaya.
Saibumi.com(SMSI), Way Kanan– Bertahun-tahun menanti perbaikan tanpa kepastian, warga Kelurahan Kasuipasar, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, akhirnya memilih bergotong royong memperbaiki jalan rusak secara swadaya.
Dana yang dihimpun dari hasil patungan masyarakat, digunakan untuk memperbaiki titik jalan yang dinilai paling membahayakan dan kerap memicu kecelakaan.
BACA JUGA: Lampung Perkuat Hilirisasi Pertanian, KDMP Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Salah seorang penggerak swadaya masyarakat, Muhammad Saleh, mengatakan ruas jalan yang mengalami kerusakan membentang sepanjang kurang lebih dua kilometer, mulai dari Donomulyo hingga Simpang Banjit.
Namun, karena keterbatasan anggaran, warga hanya mampu menangani bagian jalan yang kondisinya paling parah.
"Yang kami perbaiki hanya titik yang paling mendesak. Saat cuaca kering saja kendaraan sulit melintas, apalagi ketika hujan. Mobil bermuatan sering terjebak karena kondisi jalan sudah hancur dan tidak rata," ujar Saleh, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat. Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga sering menyebabkan kecelakaan, baik bagi pengendara sepeda motor maupun kendaraan pengangkut hasil pertanian.
"Banyak warga yang jatuh karena jalan rusak. Mobil-mobil petani juga sering mengalami kerusakan saat melintas," lanjutnya.
Perbaikan dilakukan secara gotong royong. Warga lebih dahulu menimbun jalan menggunakan batu sabes, sebelum dilakukan pengecoran agar permukaan jalan kembali layak dilalui.
Pada tahap awal, sedikitnya delapan truk batu sabes digunakan untuk menutup badan jalan yang rusak. Selama sekitar sepekan pelaksanaan, dana swadaya yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp8 juta.
Dana tersebut berasal dari sumbangan masyarakat, mulai dari warga sekitar hingga para pengguna jalan yang melintas. Besaran donasi pun beragam, mulai dari Rp1.000 hingga Rp2.000.
Selain uang, sejumlah warga dan pemilik toko bangunan juga memberikan bantuan berupa material seperti semen dan batu.
"Ini benar-benar dari warga untuk warga. Kalau terus menunggu pemerintah, kami tidak tahu sampai kapan jalan ini diperbaiki. Jadi kalau bukan kami yang bergerak, siapa lagi," ungkap Saleh.
Ia menjelaskan, masyarakat sebenarnya telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah melalui aparat setempat, hingga mengajukan proposal kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.
"Proposal sudah pernah disampaikan melalui perantara ke pemerintah kabupaten, tetapi sampai sekarang belum ada kabarnya. Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian karena jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat," jelasnya.
Kerusakan jalan tersebut turut berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Truk pengangkut hasil perkebunan, terutama kelapa sawit, memilih memutar melalui jalur lain yang lebih jauh demi menghindari risiko terjebak di jalan rusak.
Selain itu, akses kendaraan darurat seperti ambulans hingga perjalanan anak-anak menuju sekolah juga ikut terganggu.
Padahal, ruas tersebut merupakan jalur alternatif yang lebih dekat menuju pusat pemerintahan Kecamatan Kasui.
Hingga kini proses pengecoran masih terus dilakukan secara bertahap oleh warga. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki seluruh ruas jalan yang rusak, sehingga masyarakat tidak lagi harus mengandalkan swadaya demi mendapatkan akses jalan yang layak.
BACA JUGA: Lampung Perkuat Hilirisasi Pertanian, KDMP Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 293
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 28
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 28
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 26
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 26
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 24
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 24
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA