Foto Ilustrasi/dok.saibumi.com
Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung, menyiapkan empat unit mobil tangki air bersih untuk mengantisasi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau 2026.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pasokan air bersih tetap tersedia, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan kekeringan maupun terdampak gangguan distribusi air.
BACA JUGA: Sempat Kabur dan Melawan, Pelaku Pembunuhan di Lampung Timur Berhasil Dilumpuhkan
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan empat armada tangki air telah disiagakan untuk melayani permintaan masyarakat yang membutuhkan bantuan pasokan air bersih.
"Empat unit mobil tangki air kami siagakan guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau," ujar Idham, Kamis (4/6/2026).
Selain menyiapkan armada tangki air, BPBD Bandar Lampung juga mengerahkan personel yang bersiaga selama 24 jam, untuk menerima dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait kebutuhan air bersih.
Menurut Idham, masyarakat dapat menyampaikan laporan atau permohonan bantuan air bersih hingga pukul 20.00 WIB. Apabila laporan masuk setelah batas waktu tersebut, proses distribusi akan dilakukan pada hari berikutnya.
"Kami menerima atensi atau laporan masyarakat sampai pukul delapan malam. Kalau lebih dari itu, biasanya akan kami tindak lanjuti keesokan harinya," tambahnya.
BPBD Kota Bandar Lampung membuka akses pengajuan bantuan air bersih melalui aparatur kelurahan setempat maupun secara langsung ke kantor BPBD.
Setelah laporan diterima, mobil tangki akan langsung didistribusikan ke lokasi yang membutuhkan tanpa harus terpusat di kantor kelurahan maupun kecamatan.
"Lewat pamong setempat bisa, atau langsung ke BPBD juga bisa. Nanti akan kami layani sesuai kebutuhan di lapangan," jelasnya.
Idham menyebutkan sejumlah wilayah seperti Kecamatan Sukabumi, Panjang, dan Kemiling selama ini menjadi daerah yang cukup sering membutuhkan suplai air bersih saat musim kemarau maupun ketika terjadi gangguan distribusi dari PDAM.
Meski hingga awal Juni 2026 dampak musim kemarau belum dirasakan secara signifikan, BPBD tetap melakukan langkah antisipatif untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
"Distribusi air bersih dilakukan langsung ke titik terdampak. Kami tetap bersiaga apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan atau gangguan layanan air bersih," pungkasnya.
BACA JUGA: Sempat Kabur dan Melawan, Pelaku Pembunuhan di Lampung Timur Berhasil Dilumpuhkan
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 69
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA