Logo Saibumi

Komplotan Bajing Loncat Gasak Pupuk dari Truk, Polisi Buru Tiga Pelaku Buron di Bandar Lampung

Komplotan Bajing Loncat Gasak Pupuk dari Truk, Polisi Buru Tiga Pelaku Buron di Bandar Lampung

Foto/Dok.Saibumi.com

Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung – Polisi berhasil menangkap satu pelaku bajing loncat yang videonya viral di media sosial saat beraksi mencuri pupuk dari truk yang melintas di kawasan Jalan Teluk Ambon, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.

 

Pelaku yang diamankan berinisial IP (22), warga Kecamatan Panjang. Sementara itu, tiga pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut masih dalam pengejaran polisi dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

BACA JUGA: Wujudkan Kasih Humanis, Wanita Katolik RI DPC Tanjungkarang Ikut Aksi "Selasih" Bersama 10 Ranting

 

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari beredarnya video aksi pencurian yang viral di media sosial. 

 

Berbekal rekaman video itu, petugas dari Polsek Panjang bersama Satreskrim Polresta Bandar Lampung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.

 

"Setelah video viral, jajaran Polsek Panjang bersama Satreskrim Polresta Bandar Lampung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Saat ini satu pelaku sudah diamankan, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran," ujar Kombes Alfret.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan, komplotan tersebut menjalankan aksinya dengan cara memanfaatkan kendaraan truk yang sedang melaju. 

 

Pelaku berperan memanjat bak truk, membuka terpal penutup muatan, lalu menjatuhkan karung-karung pupuk ke badan jalan. Selanjutnya, tiga rekannya yang mengikuti dari belakang mengambil pupuk yang telah dijatuhkan tersebut untuk kemudian dijual.

 

Dalam aksi terakhir yang terekam video dan beredar luas di media sosial, para pelaku berhasil mengambil lima karung pupuk dari truk yang menjadi sasaran. 

 

Sebelum ditangkap, dua karung pupuk di antaranya telah berhasil dijual dengan harga sekitar Rp125 ribu per karung. Uang hasil penjualan kemudian dibagi rata kepada seluruh anggota kelompok.

 

"Dari tangan tersangka kami mengamankan tiga karung pupuk yang belum sempat dijual. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp4,5 juta," tambahnya.

 

Polisi menduga kelompok bajing loncat tersebut tidak hanya sekali melakukan aksinya. Penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan keterlibatan para pelaku dalam sejumlah kasus pencurian serupa yang terjadi di wilayah Bandar Lampung.

 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana pencurian.

 

Kapolresta juga mengimbau tiga pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

"Kami mengimbau para pelaku yang masih dalam pengejaran untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Kombes Alfret.

 

BACA JUGA: Wujudkan Kasih Humanis, Wanita Katolik RI DPC Tanjungkarang Ikut Aksi "Selasih" Bersama 10 Ranting

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA