Logo Saibumi

Walikota Bandar Lampung Soroti Viral Teror Pocong: Jangan Meniru Hal yang Tidak Baik

Walikota Bandar Lampung Soroti Viral Teror Pocong: Jangan Meniru Hal yang Tidak Baik

Foto Istimewa | Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana

Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung – Viralnya aksi teror pocong yang meresahkan masyarakat mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. 

 

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana memastikan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku apabila berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.

BACA JUGA: Dalam 19 Hari, Polda Lampung Ringkus 95 Tersangka Kejahatan, Senpi Rakitan Hingga Granat Disita

 

Menurut Eva, masyarakat Bandar Lampung saat ini hidup dalam suasana yang aman dan kondusif. Karena itu, ia mengimbau warga agar tidak terpengaruh maupun meniru aksi-aksi yang tidak memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

 

"Kalau meniru, tirulah hal-hal yang baik. Jangan mencontoh tindakan yang tidak memberikan dampak positif," ujar Eva, Selasa (2/6/2026).

 

Ia menyayangkan munculnya aksi teror pocong yang belakangan viral dan dinilai dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, tindakan semacam itu tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi melanggar hukum.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mempercepat penanganan apabila ditemukan pelaku yang melakukan aksi teror serupa di wilayah Bandar Lampung.

 

Eva menegaskan, apabila pelaku berhasil diamankan, proses hukum harus segera dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

"Kami sudah berkoordinasi dan meminta bantuan kepolisian. Jika pelaku teror pocong tertangkap, langsung diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

 

Selain menggandeng kepolisian, Pemkot Bandar Lampung juga akan mengerahkan satuan tugas (satgas) untuk membantu pengawasan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

 

Menurut Eva, keterlibatan satgas diperlukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus membantu aparat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat meresahkan warga.

 

Dalam kesempatan itu, Eva juga menyinggung upaya penelusuran yang pernah dilakukan sebelumnya terhadap pelaku teror serupa. 

 

Ia mengungkapkan bahwa pelaku sebenarnya hampir berhasil diamankan, namun proses tersebut terkendala oleh banyaknya informasi yang tidak benar atau hoaks yang beredar di masyarakat.

 

"Pelaku waktu itu sebenarnya hampir tertangkap. Tapi karena banyak informasi yang tidak benar beredar, kami tidak mengetahui secara pasti ke mana mereka melarikan diri," ungkapnya.

 

Karena itu, Eva mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi melalui media sosial maupun platform komunikasi lainnya.

 

Ia berharap seluruh warga Bandar Lampung dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta tidak terpancing oleh tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

BACA JUGA: Dalam 19 Hari, Polda Lampung Ringkus 95 Tersangka Kejahatan, Senpi Rakitan Hingga Granat Disita

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA