Logo Saibumi

Rupiah Melemah, Rakyat Berharap Ekonomi Nasional Segera Membaik

Rupiah Melemah, Rakyat Berharap Ekonomi Nasional Segera Membaik

Foto Ilustrasi | Dok.saibumi.com

Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang dalam beberapa pekan terakhir berada di kisaran Rp17.800 per dolar AS kembali menjadi perhatian masyarakat. 

 

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha, petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM hingga masyarakat umum yang merasakan tekanan ekonomi akibat meningkatnya harga kebutuhan dan menurunnya daya beli.

BACA JUGA: ASTRA MOTOR NATAR AJAK KONSUMEN RUTIN SERVIS AGAR BERKENDARA TETAP NYAMAN DAN AMAN

 

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, Donny Irawan, mengatakan melemahnya nilai tukar rupiah memang tidak selalu dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat. 

 

Namun dalam praktiknya, dampak ekonomi perlahan mulai terlihat melalui kenaikan harga barang dan jasa, meningkatnya biaya produksi, mahalnya barang impor, serta berkurangnya kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

"Di berbagai daerah, termasuk di Lampung, keluhan masyarakat semakin sering terdengar. Petani mengeluhkan harga hasil panen yang rendah sementara biaya produksi terus meningkat. Peternak ayam petelur menghadapi kenaikan harga pakan dan kebutuhan operasional. Pelaku UMKM juga mengalami tekanan akibat daya beli masyarakat yang menurun," ujar Donny dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

 

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor eksternal yang saat ini masih membayangi perekonomian global. Ketegangan geopolitik dunia, tingginya suku bunga Amerika Serikat, arus keluar modal asing, serta perlambatan ekonomi global menjadi penyebab utama tekanan terhadap mata uang negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

 

Di sisi lain, Bank Indonesia terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi pasar dan kebijakan moneter. 

 

Bahkan, penyesuaian suku bunga acuan juga dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

 

Meski demikian, Donny menilai situasi tersebut seharusnya menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari dalam negeri. 

 

Pemerintah diharapkan dapat menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat serta mendukung sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

 

"Pemerintah perlu memastikan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, dunia usaha, petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM. Mereka adalah sektor yang selama ini menjadi penggerak ekonomi nasional dan perlu mendapat perhatian lebih di tengah kondisi yang tidak mudah saat ini," lanjutnya.

 

Donny menegaskan, masyarakat pada dasarnya tidak mengharapkan kekayaan secara instan. Yang diinginkan rakyat adalah kehidupan yang layak dengan harga kebutuhan pokok yang terjangkau, tersedianya lapangan pekerjaan, akses pendidikan yang baik, layanan kesehatan yang mudah dijangkau, serta kepastian hukum yang memberikan rasa keadilan.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi. 

 

Menurutnya, persatuan, keadilan sosial, dan keberpihakan kepada masyarakat kecil harus diwujudkan melalui kebijakan yang nyata, bukan sekadar slogan.

 

"Indonesia adalah bangsa besar dengan sumber daya alam yang melimpah, sumber daya manusia yang kuat, serta potensi ekonomi yang sangat besar. Dengan pengelolaan yang baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat, saya yakin Indonesia mampu melewati berbagai tantangan ekonomi yang sedang terjadi saat ini," ungkapnya.

 

Donny menambahkan, harapan masyarakat sebenarnya sangat sederhana, yakni ekonomi yang terus membaik, lapangan kerja yang semakin terbuka, harga kebutuhan yang terkendali, serta kesejahteraan yang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia.

 

"Harapan rakyat sederhana, ekonomi membaik, lapangan kerja tersedia, harga kebutuhan pokok terjangkau, dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Itu yang harus menjadi fokus bersama," pungkasnya. 

BACA JUGA: ASTRA MOTOR NATAR AJAK KONSUMEN RUTIN SERVIS AGAR BERKENDARA TETAP NYAMAN DAN AMAN

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA