Logo Saibumi

Tak Masuk Porprov Lampung 2026, KONI Dorong Gabsi Lakukan Pembenahan

Tak Masuk Porprov Lampung 2026, KONI Dorong Gabsi Lakukan Pembenahan

Foto Dok.Humas KONI Lampung

Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung– Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat meminta pengurus Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Lampung melakukan pembenahan menyeluruh agar cabang olahraga bridge mampu meraih prestasi lebih baik di masa mendatang.

 

Hal tersebut disampaikan Taufik saat menerima audiensi pengurus Gabsi Lampung di Kantor KONI Lampung, Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandarlampung, Rabu (13/5) siang.

BACA JUGA: Kapolda Lampung: Pelaku Begal Tembak di Tempat, Tidak Ada Toleransi

 

Dalam pertemuan itu, Taufik menegaskan pembinaan olahraga harus dijalankan dengan niat dan semangat yang baik agar dapat menghasilkan prestasi maksimal.

 

Ia juga menyinggung tidak dipertandingkannya cabang olahraga bridge pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026. Menurutnya, kondisi tersebut tidak perlu disikapi dengan kekecewaan berlebihan, tetapi dijadikan motivasi untuk melakukan evaluasi dan pembenahan organisasi.

 

"Kami berharap bridge bisa berbenah. Agar di masa mendatang bisa meraih prestasi. Mari kita sama-sama melakukan pembinaan, agar olahraga Lampung bisa berprestasi," ujar Taufik.

 

Dalam audiensi tersebut, pengurus Gabsi Lampung turut menyampaikan sejumlah aspirasi dan keluhan. Salah satunya terkait tidak masuknya cabang olahraga bridge dalam daftar pertandingan Porprov Lampung 2026. Padahal, pada pelaksanaan Porprov sebelumnya, bridge selalu dipertandingkan.

 

Selain itu, Gabsi Lampung juga memperkenalkan kepengurusan baru serta meminta arahan dan dukungan dari KONI Lampung untuk pengembangan organisasi ke depan.

 

Menanggapi hal tersebut, Taufik menjelaskan bahwa penetapan cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov 2026 telah melalui kesepakatan antara KONI Lampung dan KONI Bandarlampung sebagai tuan rumah.

 

Sebanyak 32 cabang olahraga dipastikan masuk dalam agenda Porprov 2026. Meski demikian, Taufik kembali menekankan pentingnya pembenahan organisasi hingga ke tingkat daerah.

 

"Untuk Pengkab/Pengkot harus dibenahi. Yang kepengurusannya habis, segera ditindaklanjuti. Bila memang diperlukan ketegasan harus dilakukan. KONI mendukung langkah yang diambil cabor, apabila itu untuk kebaikan dan prestasi dengan tidak melanggar aturan yang berlaku," tegasnya.

 

Taufik juga menyoroti kondisi cabang olahraga bridge di tingkat nasional. Hingga saat ini, bridge belum dipastikan dipertandingkan pada PON 2028. Situasi tersebut dinilai berpotensi menghambat pembinaan atlet di daerah.

 

Menurutnya, kondisi itu juga dapat berdampak terhadap persiapan menuju PON 2032, saat Lampung bersama Banten direncanakan menjadi tuan rumah.

 

Sementara itu, Ketua Gabsi Lampung Tony Wijaya mengatakan audiensi tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru Gabsi Lampung.

 

Ia berharap ke depan olahraga bridge di Lampung bisa berkembang lebih baik melalui dukungan dan pembinaan dari KONI Lampung.

 

"Kami silaturahmi dan memperkenalkan diri kepada Ketum KONI Lampung. Ke depan olahraga bridge bisa lebih baik," tutur Tony.

 

Tony mengakui pihaknya menerima keputusan terkait tidak dipertandingkannya bridge pada Porprov Lampung 2026 dan memilih fokus membenahi organisasi demi peningkatan prestasi pada masa mendatang.

BACA JUGA: Kapolda Lampung: Pelaku Begal Tembak di Tempat, Tidak Ada Toleransi

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA