Foto Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, Saat Meninjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung
Saibumi.com(SMSI), Lampung — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui sinergi lintas sektoral bersama TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan operasi kemanusiaan berskala nasional yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, mulai dari pengamanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
BACA JUGA: OTT KPK di Rejang Lebong, 11 Orang Diamankan Termasuk Bupati dan Wakil Bupati
“Pengamanan Idul Fitri bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Helfi, saat memimpin rapat koordinasi (rakor) pengamanan Idul Fitri di Mapolda Lampung.
Dalam rakor tersebut, sejumlah titik prioritas pengamanan turut dipetakan. Tercatat terdapat 4 pelabuhan, 3 bandara, 15 stasiun, 16 terminal, 209 objek wisata, 3.832 masjid, serta 2.276 lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri yang akan menjadi fokus pengamanan selama periode Operasi Ketupat 2026.
Berdasarkan hasil analisis dan pemetaan yang dilakukan aparat kepolisian, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 hingga 28 Maret 2026.
Sementara, berdasarkan data kesiapan dari KSOP dan ASDP, pelabuhan memiliki kapasitas parkir hingga 6.919 kendaraan kecil dengan daya angkut mencapai 31.986 kendaraan per hari yang didukung puluhan armada kapal penyeberangan.
Selain itu, sejumlah pelabuhan alternatif juga disiapkan sebagai langkah kontinjensi guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. Di antaranya PT Bandar Bakau Jaya (BBJ), PT Wika Beton, serta PT Sumur Makmur Abadi (SMA).
Dalam rakor tersebut juga dibahas langkah mitigasi terhadap potensi bencana maupun kecelakaan laut di wilayah Selat Sunda, termasuk kesiapan personel SAR, kapal patroli, ambulans, hingga dukungan helikopter untuk operasi evakuasi darurat.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju pelabuhan, Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas serta pemanfaatan buffer zone atau kantong parkir di sejumlah titik strategis di jalur tol maupun jalur arteri menuju Pelabuhan Bakauheni.
BACA JUGA: OTT KPK di Rejang Lebong, 11 Orang Diamankan Termasuk Bupati dan Wakil Bupati
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 240
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 59
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 44
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 42
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
BERLANGGANAN BERITA