Foto | Istimewa | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa / suara.com
Saibumi.com(SMSI), Jakarta — Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait penyegelan tiga gerai Tiffany & Co oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Ia menegaskan tindakan tersebut dilakukan karena adanya dugaan impor ilegal.
“Gara-gara impor. Pokoknya impor yang ilegal pasti akan ditutup dan disegel,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (12/2/2026), seperti dilansir suara.com
Sebagai bendahara negara, Purbaya menilai langkah itu juga bertujuan melindungi pelaku usaha dalam negeri dari persaingan tidak sehat akibat peredaran barang ilegal. Menurutnya, penindakan merupakan bagian dari tugas Bea Cukai menjaga pasar tetap bersih.
“Dia menjalankan tugasnya supaya pasar kita bersih dari barang-barang ilegal. Supaya pemainnya di sini, supaya di dalam negeri,” ujarnya.
Purbaya menambahkan, pemerintah tidak menutup kemungkinan menindak pelaku usaha lain apabila ditemukan pelanggaran serupa.
Ia menjelaskan mekanisme penindakan biasanya diawali dengan pemberian peringatan terlebih dahulu. Penyegelan akan dilakukan apabila tidak ada tindak lanjut dari pihak terkait.
“Tergantung temuan di lapangan, biasanya dikasih peringatan dulu. Kalau mereka tetap tidak mau, ya disegel,” pungkasnya.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 297
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 238
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 40
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 33
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 32
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
BERLANGGANAN BERITA