Foto | Ilustrasi
Saibumi.com(SMSI), Jakarta - Mantan Wakil Ketua KPK Mochammad Jasin menilai praktik korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kini semakin terorganisir dan memanfaatkan sistem digital. Modusnya disebut lebih canggih karena melibatkan pengaturan sistem berbasis komputer.
“Modusnya tetap, importir mengatur agar barang yang seharusnya tidak masuk jalur hijau bisa masuk melalui pengaturan atau reset rule pada sistem,” kata Jasin dalam perbincangan di kanal Abraham Samad Speak Up, Jumat (13/2/2026), seperti dilansir suara.com
Menurut Jasin, pengaturan ulang tersebut membuat barang impor dapat lolos tanpa pemeriksaan fisik. Akibatnya, kewajiban pajak dan bea masuk tidak terpenuhi sehingga menimbulkan kerugian negara, bukan sekadar perkara suap. Karena itu, dia menilai kasus seperti ini bisa dijerat dengan pasal kerugian keuangan negara.
Jasin menyebut praktik terbaru menunjukkan keterlibatan pejabat pada level lebih tinggi sehingga lebih terstruktur dibanding kasus sebelumnya.
“Hampir sama tapi lebih terorganisir sekarang, lebih canggih karena berkaitan dengan aspek computerized dan bisa di-setting ulang,” jelasnya.
Dia menambahkan perkara tidak hanya menyeret penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), tetapi juga menjangkau pejabat setingkat direktur.
Jasin juga menilai persoalan utama di Bea Cukai dan perpajakan bukan hanya sistem, melainkan integritas organisasi. Ia menekankan pentingnya keteladanan pimpinan serta penguatan pengawasan internal dan mekanisme pelaporan pelanggaran.
Ia juga menyinggung budaya lama di internal lembaga yang dinilai memperkuat praktik menyimpang.
Dalam pengalamannya melakukan penggeledahan saat masih menjabat di KPK, Jasin mengaku menemukan gaya hidup mewah yang tidak sebanding dengan profil pegawai.
“Hedon, mobilnya mewah-mewah,” katanya.
Jasin berharap perbaikan integritas dan pengawasan menjadi fokus agar praktik korupsi serupa tidak berulang.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 44
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 35
BERLANGGANAN BERITA