Logo Saibumi

Film “Mantra Berbenah” Ungkap Kriminalisasi dan Kekerasan Aparat, WALHI Lampung Serukan Reformasi Polri

Film “Mantra Berbenah” Ungkap Kriminalisasi dan Kekerasan Aparat, WALHI Lampung Serukan Reformasi Polri

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung – Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, WALHI Lampung menggelar pemutaran film Mantra Berbenah yang menyoroti praktik kekerasan dan penyalahgunaan wewenang oleh aparat kepolisian. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Eksekutif WALHI Lampung, Selasa malam (28/10/2025).

Film tersebut memuat data mengenai 83 kasus kekerasan seksual di lingkungan kepolisian sepanjang 2020–2024, serta 632 laporan kriminalisasi yang diterima Komnas HAM. Kenaikan anggaran Polri yang mencapai Rp229,7 triliun juga menjadi sorotan publik dalam forum tersebut.

Perwakilan LBH Bandar Lampung, Prabowo Pamungkas, menyebut reformasi Polri harus menjadi prioritas nasional.

"Fungsi pengawasan di tubuh Polri tidak efektif karena dilakukan oleh polisi sendiri. Harusnya ada lembaga independen di luar institusi untuk memastikan akuntabilitas,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kasus extra judicial killing di Lampung Timur serta berbagai praktik kekerasan yang belum mendapat keadilan hukum.

“Pertanggungjawaban pidana dan etik di tubuh Polri masih sulit ditegakkan. Ini bukti lemahnya reformasi hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Putra, salah satu pemantik dari forum literatur dalam forum diskusi tersebut, menyinggung peran negara dalam melanggengkan kekerasan aparat dengan mengutip teori Louis Althusser.

“Kalau kata Althusser, negara punya dua alat: aparat ideologis dan aparat represif. Dalam konteks kita hari ini, Polri jelas menjadi alat represif negara—bukan sekadar penegak hukum, tapi alat kekuasaan untuk menekan kritik dan perlawanan rakyat,” ujarnya.

Menurut Putra, kritik terhadap institusi Polri bukan berarti anti-negara, melainkan bentuk tanggung jawab moral generasi muda untuk menegakkan keadilan.

“Tugas kita sebagai pemuda adalah memastikan negara hadir untuk rakyat, bukan menindasnya atas nama keamanan,” tutupnya.

Melalui film dan diskusi publik ini, WALHI Lampung mendorong masyarakat untuk kritis terhadap kekuasaan dan bersama-sama memperjuangkan demokrasi yang berpihak pada rakyat. (GA)

BACA JUGA: WALHI Lampung Gelar Nobar dan Diskusi Film “Mantra Berbenah” Peringati Sumpah Pemuda

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA