Saibumi.com, Bandar Lampung - Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluran napas. Asma dapat diderita oleh semua golongan usia, baik muda maupun tua.
Penderita asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif dibandingkan orang normal.
Ketika paru-paru terpapar pemicu asma, maka otot-otot di saluran pernapasan akan kaku sehingga membuat saluran tersebut menyempit. Selain itu, produksi dahak juga meningkat. Kombinasi dari kondisi tersebut membuat penderita mengalami gejala asma.
Dengan prinsip gotong royong yang dijalankan oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), banyak masyarakat Indonesia yang terbantu dalam mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir akan biaya rumah sakit yang mahal.
Prinsip ini memungkinkan semua peserta saling mendukung, dimana iuran dari peserta yang sehat membantu membiayai pengobatan peserta yang sakit.
Salah satu dari sekian juta masyarakat Indonesia yang telah menerima manfaat dari Program JKN adalah Fikri Novrian (22). Fikri menyampaikan kepada Jamkesnews bahwa dirinya dan telah bergabung menjadi peserta BPJS Kesehatan cukup lama, pada segmen kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Selama menjadi peserta JKN aktif, saya dan orang tua sudah tidak lagi khawatir ketika sakit, karena biaya pengobatan kami sudah dijamin oleh Program JKN hingga pulih. Saya tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan pemeriksaan dan obat-obatan yang diperlukan.
Seluruh staf sangat ramah dan membantu saya dalam setiap tahapan perawatan medis yang saya jalani,” ungkap Fikri
Walaupun sebagai peserta JKN segmen PBI, Fikri merasa mendapatkan pelayanan yang sangat baik. Ia tidak dibedakan dengan pasien umum maupun peserta JKN segmen non PBI lainnya.
“Pelayanannya sangat baik, tidak dibedakan sama sekali. Saya salut sama BPJS, semuanya gratis pelayanannya baik, saya tidak merasa dibedakan dengan pasien lainnya. Saya sering memanfaatkan program JKN ini untuk berobat,” jelasnya.
Bagi Fikri, memiliki jaminan kesehatan itu sangat penting, terutama JKN. Tidak ada yang ingin sakit, namun datangnya sakit yang tidak terduga akan merepotkan ketika tidak memiliki biaya untuk membayar layanan kesehatan.
Menurutnya, ketika sudah memiliki JKN dan mendadak sakit, bisa langsung menuju fasilitas kesehatan tanpa memikirkan biaya yang akan dikeluarkan.
“Karena JKN itu benar-benar perlu. Orang itu kan tidak menjagakan sakit, tetapi sewaktu-waktu ketika kita sakit, kalau punya JKN kan kita bisa langsung ke puskesmas, ke rumah sakit, tidak perlu bingung biaya,” ucapnya.
Ia merasa sangat terbantu oleh BPJS Kesehatan dalam menangani penyakit asma yang diderita dirinya.
Berkat program tersebut, pengobatan bisa dilakukan secara rutin tanpa biaya besar. Pelayanan kesehatan yang diberikan juga dinilai sangat memadai dan profesional. Setiap bulan, dirinya menjalani pemeriksaan di puskesmas, dan ia mendapat banyak informasi tentang bagaimana cara menangani asma di rumah.
“Dokter di Puskesmas selalu memberikan penjelasan yang jelas tentang cara menggunakan inhaler dan obat lainnya. Kami juga diajari bagaimana menjaga aktivitas saya supaya asmanya tidak kambuh. Ini sangat membantu saya di rumah,” tambahnya.
Baginya, program JKN dan layanan BPJS Kesehatan telah menjadi penyelamat bagi keluarganya, terutama dalam menangani penyakit kronis yang memerlukan pengobatan terus-menerus. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya menjadi peserta JKN, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit kronis seperti asma.
“BPJS Kesehatan sangat membantu kami. Saya harap lebih banyak orang yang mendaftarkan diri sebagai peserta JKN. Program ini benar-benar meringankan beban biaya, terutama bagi keluarga seperti kami yang harus terus menjalani pengobatan jangka panjang,” tutupnya.(SB05)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 69
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA