Wakil Rektor III Unila, Sunyono saat memberikan pertanyaan dihadapan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa menuntut keadilan untuk Almarhum Pratama, Rabu (28/05/2025). Foto: Kristin/Saibumi.com
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Dugaan kekerasan dalam kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Ekonomi Pecinta Alam (MAHEPEL) Universitas Lampung (Unila) yang berujung pada meninggalnya Pratama Wijaya Kesuma, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), memicu gelombang solidaritas dari sesama mahasiswa. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan agar pihak kampus menegakkan keadilan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor III Unila, Sunyono, menyampaikan bahwa universitas telah mengambil langkah konkret menanggapi aspirasi mahasiswa. Dalam pertemuan terbuka bersama mahasiswa di depan Gedung Rektorat pada Senin (26/05/2025), ia mengumumkan bahwa kampus telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki dugaan kekerasan dalam kegiatan Diksar MAHEPEL yang berlangsung di Kaki Gunung Betung, Pesawaran, pada November 2024.
Sunyono menjelaskan bahwa surat undangan untuk pembentukan tim investigasi telah dikirimkan kepada perwakilan PPKPT serta Ketua UPBK. Tim tersebut ditargetkan terbentuk pada hari Senin yang sama dan akan mulai bekerja pada Selasa berikutnya.
“Malam ini saya akan menyusun garis waktu(Timeline) pelaksanaan investigasi. Paling lambat besok pagi saya kirimkan ke BEM,” ujar Sunyono di hadapan mahasiswa yang melakukan aksi, Rabu (28/05/2025) di depan gedung Rektorat Universitas Lampung.
Ia menekankan bahwa proses investigasi akan dijalankan secara cermat dan hati-hati karena adanya kekhawatiran dari para korban terkait potensi intimidasi. Oleh sebab itu, identitas anggota tim tidak akan dipublikasikan demi menjaga independensi dan menghindari campur tangan dari pihak luar.
“Seperti halnya penyelidikan oleh kepolisian, kami tidak akan membuka nama-nama anggota tim agar tidak ada tekanan dari luar,” imbuhnya.
Beberapa bukti awal telah dikumpulkan pihak kampus, seperti tangkapan layar percakapan WhatsApp, dokumentasi foto, serta kronologi kejadian. Namun, Sunyono menyatakan bahwa pihaknya belum menerima dokumen tertulis mengenai dugaan intimidasi atau upaya pembungkaman oleh pihak dekanat atau organisasi kemahasiswaan terkait, dan aspek tersebut akan ditelusuri dalam proses investigasi lebih lanjut.
Terkait sanksi, ia menegaskan bahwa kampus tidak akan ragu bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran. Penanganan kasus akan mengacu pada Peraturan Rektor yang mengatur tentang kode etik organisasi dan perilaku mahasiswa.
“Jika sidang etik menyatakan ada pelanggaran, maka sanksinya akan disesuaikan dengan tingkat kesalahan—mulai dari ringan, sedang, hingga berat,” kata Sunyono.
Ia juga menyampaikan bahwa jika pelanggaran yang ditemukan bersifat sistematis atau tergolong berat, maka organisasi pelaku bisa saja dibekukan atau dibubarkan. Selain itu, kampus akan berkoordinasi dengan aparat keamanan, termasuk saat tim investigasi melakukan kunjungan ke rumah keluarga korban guna memastikan keamanan.
“Kita jalankan proses ini seobjektif mungkin. Jangan berspekulasi. Serahkan pada hasil dari investigasi nanti,” pungkasnya.
Sementara itu hadir pula Rektor Universitas Lampung, Lusmeilia Afriani, turun langsung menemui mahasiswa di depan Gedung Rektorat untuk audiensi terbuka pada Rabu (28/05/2025). Di hadapan massa aksi, Lusmeilia menyatakan bahwa pihak kampus akan segera membentuk tim investigasi independen untuk menelusuri kasus kematian Muhammad Pratama.
“Jika hasil investigasi menunjukkan bahwa ormawa ini perlu dibekukan atau dihapuskan, maka kami akan ambil langkah tegas. Tapi ini semua berdasarkan proses yang objektif dan faktual,” ujar Lusmeilia.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 44
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 40
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
BERLANGGANAN BERITA