Kapolresta Kombes Alfret Jacob Tilukay saat mengibarkan bendera rally pada soft opening ‘Patroli Janji Jaga’, Jumat (09/05/2025). Foto: Kristin/Saibumi
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Polresta Bandar Lampung memperkenalkan sebuah program baru bertajuk ‘Patroli Janji Jaga’ yang merupakan bentuk revitalisasi dari kegiatan patroli rutin yang selama ini telah dilakukan. Soft Opening program ini dilakukan pada, Jumat (09/05/2025).
Namun, berbeda dengan patroli pada umumnya yang cenderung bersifat diam dan tidak terdeteksi, dalam konsep terbaru ini, patroli dikemas secara lebih komunikatif agar kehadiran polisi tidak hanya terasa secara fisik, tetapi juga bisa didengar dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menjelaskan bahwa melalui program ini, pihaknya ingin menyampaikan pesan bahwa polisi selalu hadir menjaga masyarakat, bahkan ketika mereka sedang tertidur lelap atau sibuk bekerja. Patroli ini akan dilengkapi dengan jingle dan himbauan yang disuarakan selama pelaksanaan tugas, mirip dengan cara para pedagang keliling menyampaikan keberadaannya melalui suara khas.
“Kita ingin masyarakat tahu bahwa saat mereka tidur, saat mereka kerja, polisi tetap keliling. Ada suara, ada jingle, ada himbauan yang menyampaikan bahwa kami hadir. Ini bukan sekadar patroli, ini juga bentuk komunikasi,” ungkap Alfret.
Ia melanjutkan, inspirasi dari Patroli Janji Jaga justru datang dari kebiasaan sehari-hari yang sangat akrab di lingkungan masyarakat, seperti suara khas dari tukang tahu bulat, pedagang roti keliling, atau penjual es krim yang mampu menciptakan kesadaran akan keberadaan mereka hanya melalui bunyi. Dengan pendekatan ini, polisi diharapkan bisa menjadi figur yang akrab di telinga warga, dan tidak sekadar menjadi sosok formal yang hanya muncul saat dibutuhkan.
“Kalau masyarakat bisa kenal suara tukang tahu bulat, kenapa tidak dengan polisi? Kita ingin seperti itu. Polisi yang bisa dilihat dan didengar. Jadi kalau ada yang butuh, bisa langsung panggil. Bahkan di tengah jalan pun, kalau polisi lewat, masyarakat bisa hentikan dan minta bantuan,” jelasnya.
Pelaksanaan Patroli Janji Jaga ini tidak dilakukan pada jam-jam tetap, melainkan secara acak mulai dari pagi, siang, sore, hingga malam hari, agar masyarakat merasakan bahwa pengawasan dan kehadiran polisi berlangsung secara berkelanjutan dan tidak bisa diprediksi oleh pihak-pihak yang berniat melakukan kejahatan.
Hingga saat ini, Polresta Bandar Lampung memiliki 128 personel Bhabinkamtibmas, dengan 85 di antaranya telah memiliki kendaraan dinas. Ke depan, Kapolresta berharap seluruh personel dapat difasilitasi secara merata agar patroli bisa menjangkau setiap wilayah hingga ke pelosok kota.
BACA JUGA: Rotasi Enam Jabatan Polresta Bandar Lampung, Kapolresta Soroti Lonjakan Kasus Pencabulan
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 299
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 62
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
BERLANGGANAN BERITA