Logo Saibumi

Suka Cita Pastor Reverendus Dominus Philipus Suroyo pada Perayaan Syukur Pesta Perak Imamat

Suka Cita Pastor Reverendus Dominus Philipus Suroyo pada Perayaan Syukur Pesta Perak Imamat

Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung, Rabu, 15 Januari 2025 Gereja Immaculata Stasi Way Kandis Paroki Kedaton sore itu dipenuhi umat yang mengikuti Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo Uskup Keuskupan Tanjungkarang dalam rangka Perayaan Pesta Perak Imamat 4 orang Pastor yakni RD Philipus Suroyo ( Romo Roy), RP. J. Sukamto SCJ, RD Agustinus Daryanto, RD Bernardus Budi Widiyatno. 

RD Philipus Suroyo biasa akrab disapa Romo Roy ini usai Perayaan Ekaristi saat ditemui menyampaikan 25 tahun pesta imamat ini dimaknai sebagai syukur atas pendampingan wujud nyata kesetiaan Allah . Ini kado cinta spesial dari Allah untuk kami . Tanpa Allah kami bukan apa - apa. Di dalam dan bersama- Nya kami menjadi pribadi penyalur berkat, penyambung lidah bagi jemaat dan domba- dombanya sebagai alter Kristus. Kami menjadi wadah yang menampung banyak berkat dari Allah supaya setiap orang mengalami oase kehadiran Kerajaan Allah. 

Semoga perayaan 25 tahun pesta imamat ini mampu menginspirasi, memberi spirit bagi anak - anak dan orang muda yang sedang mencari pilihan hidup. Menjadi imam bisa dipersiapkan. Allah yang memanggil dan memilih kami, maka totalitas dan loyalitas harus menjadi wujud nyata dari sebuah cinta lewat pelayanan dan ketulusan. Ia juga berharap anak - anak dan orang muda mampu menjawab panggilan Tuhan. 

BACA JUGA: Dinas Kominfo Lampung Selatan Membuka Pendaftaran Kerjasama Dengan Media Massa Tahun 2025

Ketika ditanya tentang keteladanan. Romo Roy mengatakan " Keteladanan memang penting karena keteladanan bisa mentransformasi bahkan menjadi daya dorong bagi banyak orang .Maka kami mencoba menjadi gembala yang baik, murah hati, pelayan kasih. Menjadi pembalut luka domba - domba yang terluka, hadir untuk membawa domba - domba ke padang rumput yang hijau dan sumber mata air yang menyegarkan untuk semua orang tanpa membedakan - bedakan dengan seluruh ketulusan totalitas dan tuntas. Tandasnya lagi. 

Untuk rasul - rasul awam penting memberikan edukasi. Orang tua hendaknya menjadikan keluarga sebagai tempat seminari kecil , tempat tumbuhnya benih - benih panggilan dan merawatnya serta Allah hadir yang menjadi pusat pengendali semuanya sehingga akan lahir anak - anak yang tumbuh dalam iman dan memberi daya dorong tersendiri menjadi imam .Pesan Romo Roy lagi. 

" Di usia 25 tahun ini kami bahagia, tetap percaya bahwa ini adalah rencana yang besar bagi Tuhan dan yang indah bagi kami. Hidup yang penuh warna warni, pesona dan citarasa yang akhirnya mampu memberikan berita sukacita bagi banyak orang, membuat kehidupan imamat kami menjadi terasa lebih ringan dan setia." Karena setia menjadi komitmen kami. Bukan karena kami hebat atau besar tetapi karena Allah yang selalu setia memelihara dan merawat memampukan kami dalam kerapuhan kami." Ucapnya

Sesuai motto yang kami pilih " Ia harus makin besar tetapi aku harus makin kecil " ( Yohanes 3: 30 ). 

Romo Roy tak lupa mengucapkan "Terimakasih kepada Bapak Uskup, para imam, dan umat yang selalu mendoakan mereka sehingga tetap setia, terus berproses, dan berjuang. "

Tresnaningsih Carlost Pomong KKKI St. Perawan Maria Keuskupan Tanjungkarang yang turut menghadiri perayaan itu saat ditemui menyampaikan sangat bahagia , berterimakasih dan bersyukur serta selalu mendoakan para imam semoga semakin teguh dalam menapaki hidup panggilan. Sebab tidak ada kelanjutan karya keselamatan bila tidak ada imam."pungkasnya.

BACA JUGA: Dinas Kominfo Lampung Selatan Membuka Pendaftaran Kerjasama Dengan Media Massa Tahun 2025

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA