Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Pejabat PUBLIK adalah orang yang menduduki jabatan penting dan strategis di Pemerintahan.
Netizen merupakan warga atau seseorang yang terlibat aktif didunia Maya.
Kepekaan Pejabat Publik yang dinilai rendah oleh kebanyakan orang, membuat Netizen menyuarakan hati nuraninya melalui Media Sosial, dan tentunya apa yang disampaikan baik tulisan atau berupa Vidio dan Photo yang ditampilkan beragam makna seperti TikToker Bima yang menjadi Viral.
Bagi Publik saat ini suara Netizen lebih ampuh daya dobrak nya dibandingkan menyuarakan lewat lembaga DPR atau lembaga Pemerintah yang ada.
Tentunya ini menjadi perhatian bagi Penyelenggara Negara baik itu Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota atau Lembaga lembaga Hukum yang ada.
Bila Pejabat Publik tidak peka, maka suara Netizen akan membuka mata, telinga Pejabat Publik yang ada. Pejabat Publik akan kepanasan seperti yang baru terjadi untuk Pemerintahan Lampung.
Gubernur Arinal Djunaidi, Wakil Gubernur Nunik (Panggilan akrabnya ) serta tak ketinggalan Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, juga disemprot Netizen.
Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) juga diminta turun memeriksa apa yang disuarakan Netizen, agar memeriksa kekayaan para pejabat hartanya darimana !! dengan penghasilan resmi yang terbatas sangat tidak mungkin Gaya hidupnya Hedonisme.
Nah, sekarang yang menjadi persoalan, siapa yang mau memeriksa layak atau tidak layaknya harta yang dimiliki para Pejabat Publik.
Lembaga Penegak Hukum, KPK, Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Kehakiman, PPATK dan sebagainya apakah mampu menjalankan tugas dan fungsinya.
Kegaduhan yang muncul mewarnai hampir semua media daerah dan Nasional menyoroti Jalan Rusak di Lampung.
Hikmah dibalik ini semua sebaiknya Gubernur, Bupati, Walikota, DPRD yang ada duduk bareng membicarakan dan menyelesaikan Persoalan apa yang menjadi sorotan.
Sebenarnya tidak semua Pejabat Publik, atau Penyelenggara Negara mempuyai sifat buruk, tergantung dari manusianya, hanya saja Publik sudah jenggah dengan tingkah dan Gaya Penyelenggara Negara seperti Gubernur, Bupati, Walikota yang kebanyakan, berkelakuan buruk yang ada di Negara RI.
Suara Netizen, sangat pedas menguliti Ganti Gubernur, Gubernur Gula Ku, Mantan Preman,. Arogan, Hedonisme, banyak sekali julukannya yang sebenarnya tidak pantas disematkan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
Sebenarnya Netizen tidak boleh seperti itu bagaimanapun Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung banyak juga berbuat untuk Lampung, hanya mungkin tidak terpublikasi dengan baik, kedepan diharapkan fungsi satuan kerja, dan tak kalah penting fungsi Kehumasan diharapkan lebih dimaksimalkan sebagai alat kontrol positif. (Donny Irawan)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 653
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 305
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 267
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 242
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 203
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 192
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 97
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 62
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
BERLANGGANAN BERITA