Logo Saibumi

Sidang Perkara Tipu Gelap Total Kerugian Rp. 1,069 Miliar Kembali Digelar

Sidang Perkara Tipu Gelap Total Kerugian Rp. 1,069 Miliar Kembali Digelar

Foto: Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Sidang perkara tipu gelap dengan perkiraan kerugian sekitar Rp. 1, 069 miliar, atas nama terdakwa Joko Sudibyo kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (20/6/2022). 

 

BACA JUGA: Gasak Handphone dan Pukuli Korbannya, 2 Pelaku dan 1 Penadah Berhasil Diciduk

Sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penutut Umum (JPU) berlangsung sejak pukul 11.00 Wib. 

 

Adapun kedua saksi itu ialah Yeni Setiawati dan Sugiarto Hadi selaku korban. 

 

Kedua saksi tersebut diketahui merupakan dua petinggi dari PT Sumber Urip Sejati Utama, yang sebelumnya bekerja sama dengan Terdakwa dalam bisnis pengadaan pupuk di Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan Jember, Provinsi Jawa Timur.

 

Saksi Sugiarto Hadi dalam keterangannya menuturkan, selaku Direktur PT. Sumber Urip Sejati Utama (SUSU) mengenal terdakwa sejak tahun 2010 dikarenakan saksi menjalin Kerjasama dengan terdakwa dalam pengadaan pupuk di BUMN. 

 

"Yang kemudian saksi saya membuat surat kuasa kepada terdakwa untuk mencari pendamping perusahaan PT. SUSU yang akan digunakan dalam tender pengadaan pupuk di perusahaan-perusahaan BUMN yang ditandatangani pada tanggal 05 Desember 2010," ungkapnya 

 

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kerjasama emosional itu, Direktur PT SUSU tersebut berucap bahwa pada kegiatan pengadaan pupuk, dirinya tak pernah secara legal menguasakan urusan dengan PDP Kahyangan kepada Terdakwa.

 

Tetapi pada akhirnya, didapati Perusahaan Daerah Perkebunan itu malah melakukan pembayaran pembelian pupuk kepada Joko Sudibyo, yang berdasarkan surat kuasa PT SUSU kepada Terdakwa.

 

"Waktu itu setelah memenuhi permintaan pupuk, saya melakukan penagihan, tetapi kata PDP Kahyangan Jember mereka sudah membayar, ditransfer ke rekening Terdakwa Rp1 miliar lebih," tuturnya. 

 

Dan akibat perbuatan Terdakwa tersebut, maka PT SUS mengalami kerugian sebesar total Rp.1.069.994.000. 

 

Akibat perbuatannya itu, Terdakwa Joko Sudibyo pun didakwa oleh Jaksa Penutut Umum (JPU) melakukan perbuatan yang melanggar Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan, atau Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan. (Riduan)

BACA JUGA: Nikmati Jajanan Tempo Dulu di Harmony Expo 2022 JEC

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA