Logo Saibumi

Dua Oknum Pejabat DPMD Lampura Beserta Oknum EO Tertangkap OTT Polres Lampura

Dua Oknum Pejabat DPMD Lampura Beserta Oknum  EO Tertangkap OTT Polres Lampura

 

Saibumi.com (smsi) - KOTABUMI --- Kepolisian Resort Lampung Utara menggelar Konferensi Pers dugaan tindak pidana Korupsi Penggunaan Anggaran Kegiatan Bimtek Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Utara, tahun anggaran 2022, yang di gelar di ruangan Rekonfu Mapolres setempat, Rabu (27/4) sekira pukul 14.30 WIB.

BACA JUGA: Pengamat Kebijakan Publik Donny Irawan: Jelang Pilkada Serentak, Sebaiknya Sekda Jabat Pj Bupati

 

Menurut Kapolres Lampung Utara, AKBP Kurniawan Ismail, yang di dampingi langsung oleh Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama, dalam konferensi persnya, mengatakan bahwa, penangkapan tersebut berdasarkan laporan yang tertuang dalam LP/1166/A/IV/2022/SPKT SAT RESKRIM POLRES LAMPUNG UTARA/POLDA LAMPUNG, tentang tindak pidana Korupsi, pada Selasa, (26/4).

 

"Peristiwa dugaan tindak pidana korupsi itu terjadi di Lampung Utara, sekitar bulan Maret tahun 2022" ujar Kapolres.

 

Untuk modus operandinya yaitu pada Maret Tahun 2022 telah berlangsung kegiatan Bimtek Pra Tugas Bagi Kepala Desa Terpilih Serta Pembekalan Wawasan Kebangsaan se-Kabupaten Lampung Utara yang dilaksanakan selama 7 hari, yaitu sejak tanggal 26 Maret hingga 1 April 2022 di wilayah Bandar Lampung (Hotel Horison,red) pada tanggal 26 sampai 27 Maret 2022.

 

Di lokasi yang kedua kegiatan tersebut terlaksana di wilayah Bandung Jawa Barat, pada tanggal 28 hingga 31 Maret 2022, dan tanggal 1 April 2022, peserta tiba di Lampung Utara dengan penyelenggara Lembaga BINA PENGEMBANGAN POTENSI DAN INOVASI DESA (BPPID).

 

Dalam Kegiatan tersebut peserta yaitu Kepala Desa mengeluarkan Anggaran Rp. 7.5 juta/Peserta/Desa dari sumber anggaran Dana Desa (DD) tahun 2022 di masing-masing Desa.

 

"Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan Bimtek tersebut yaitu sebanyak 202 Desa, dari 232 Desa yang ada di Lampung Utara. Jika di kalkulasikan dari jumlah anggaran, Diduga Negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp.1.5 Miliyar lebih dalam pelaksanaan kegiatan Bimtek itu" bebernya.

 

Selain para tersangka, pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah Barang Bukti berupa, 

3 (tiga) surat Lembaga BPPID dengan nomor : 11229/68/BPPID/BT-PTK/XI/2022, pada 15 Maret 2022 perihal Bimtek Pratugas Kepala Desa dan Pembekalan wawasan Kebangsaan. 4 lembar surat Lembaga BPPID dengan nomor : 1122978/BPPID/BT-PTK/XI/2022 pada 18 Maret 2022 perihal Permohonan Pendampingan Bimtek Pratugas Kepala Desa dan Pembekalan wawasan Kebangsaan. 1 lembar Surat Perintah Tugas Kepala Dinas PMD dengan nomor : 141/90.2/24-LU/ 2022 pada 13 Maret 2022 tentang Pendamping Kegiatan Bimtek Kepala Desa. 1 rangkap laporan Transaksi Finansial BPPID dengan No Rekening 042401001054303.1 unit Handphone merk Oppo A95, Imei 1 : 862619050817950, Imei 2 : 862619050817943.

 

Selain itu pihaknya juga mengamankan 1 unit Handphone merk iphone 11 Promax warna Grey. 1 unit Handphone merk Y12. 1 unit Handphone merk Oppo F 11. 1 unit Handphone merk Nokia warna biru Model TA-1174, Kode 23KIG741010. 1 unit Laptop merk Accer warna hitam, 1 buah buku Rekening BCA dengan Nomor rekening 8110667397 Atas Nama Ngadiman, 1 buah ATM BCA 60190075476725 atas nama Ngadiman. 1 buah buku Rekening BCA dengan Nomor Rekericky nugraha wijaya; Ricky Nugraha Wijaya. Dan 1 buah ATM BCA 6019007547672569 atas nama Ricky Nugraha Wijaya.

 

Tidak hanya itu, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 36 juta 950 ribu. 1 Bundel Laporan Pertanggungjawaban diamankan dari Nanang Nanang Furkon. 1 surat keterangan terdaftar CV di Kemenkumham diamankan dari Nanang Nanang Furkon. 1 lembar NIB diamankan dari Nanang Nanang Furkon. 1 lembar Izin Lokasi diamankan dari Nanang Nanang Furkon. 1 lembar Data Registrasi diamankan dari Nanang Nanang Furkon. 1 lembar Kwitansi setoran peserta diamankan dari Nanang Nanang Furkon. 1 buah ATM Giro Bank BRI diamankan dari Nanang Nanang Furkon, dan 1 Lembar KTP diamankan dari Nanang Nanang Furkon, serta yang terakhir 1 unit Hanphone Merk Oppo diamankan dari Nanang Nanang Furkon. 

 

"Untuk pelaku yang berhasil kami amankan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Penggunaan Anggaran Kegiatan Bimtek Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Utara, tahun anggaran 2022, yaitu berinisial IA (Kabid DPMD Lampir,red), NG (Kasi DPMD Lampura,red), dan NF (Oknum Event Organizer/EO)" urainya.

 

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Lampura mengatakan, untuk para tersangka kini telah di amankan di Kapolres Lampung Utaraguna dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

 

"Atas perbuatan para pelaku. Para pelaku akan di jerat dengan UU No 31 tahun 1999, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara" pungkasnya. (ferdani)

BACA JUGA: SMSI Lampung Jaring Aspirasi Masyarakat Terkait Bakal Calon Kepala Daerah

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA



Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong