Logo Saibumi

Pengamat Kebijakan Publik Donny Irawan: Jelang Pilkada Serentak, Sebaiknya Sekda Jabat Pj Bupati

Pengamat Kebijakan Publik Donny Irawan: Jelang Pilkada Serentak, Sebaiknya Sekda Jabat Pj Bupati

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Sebanyak lima kepala daerah di Provinsi Lampung akan memasuki akhir masa jabatan (AMJ) pada tahun 2022. Dari 5 (Lima) kepala daerah itu, 3 (Tiga) diantaranya berakhir pada bulan Mei 2022 mendatang.

 

BACA JUGA: Pemudik Sepeda Motor Keluhkan Jalur Mudik di Lampung Masih Bergelombang dan Banyak Lubang

Lima kepala daerah yang berakhir masa jabatannya yakni, Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad dan wakil Fauzi Hasan. Bupati Pringsewu Sujadi Saddat dan Wakil Fauzi. Lalu, Bupati Mesuji Saply dan Wakil Haryati Cendralela, ketiganya akan memasuki AMJ pada 22 Mei 2022.

 

Kemudian, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan wakil Mad Hasnurin dengan AMJ 11 Desember 2022. Bupati Tulang Bawang Winarti dan wakil Hendriwansyah AMJ 18 Desember 2022.

 

Habisnya masa jabatan para kepala daerah tersebut karena pemerintah pusat memutuskan untuk menyelenggarakan Pilkada Serentak pada 2024. Posisi jabatan yang kosong tersebut akan diisi oleh penjabat yang ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur sampai terpilih pengganti lewat Pilkada serentak.

 

Pengamat kebijakan publik dari unsur media, Donny Irawan mengatakan, dengan semakin dekatnya AMJ para kepala daerah tersebut, Kemendagri dan Gubernur harus segera menyiapkan Pj Bupati yang akan melanjutkan roda pemerintahan di daerah yang ditinggal Bupati definitifnya tersebut.

 

"Kemendagri dan Gubernur harus segera menyiapkan Pj Bupati, tapi dalam menunjuk calon Pj tersebut harus sesuai kriteria yang ada. Artinya, jangan asal tunjuk saja, harus pejabat yang mengetahui seluk-beluk daerah tersebut," kata Donny, Rabu (27/4/2022).

 

Donny Irawan yang juga Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung ini mengungkapkan, Gubernur seharusnya menunjuk Sekretaris daerah (Sekda) setempat untuk mengisi jabatan Pj Bupati tersebut. Alasannya, Sekda merupakan sosok yang memahami seluk-beluk daerah, beserta permasalahannya.

 

"Kita tahu bahwa Sekda adalah orang yang paham daerah tersebut. Selain itu, Sekda memiliki kepangkatan yang telah memenuhi syarat. Dan sebagai ASN, Sekda merupakan figur yang tidak bisa dipolitisir oleh siapapun," ungkap Donny.

 

Bahkan, kata Donny, seseorang untuk menjadi Sekda harus melalui tes yang sangat panjang, dan sangat layak dijadikan Pj Bupati. Apalagi secara jenjang, Sekda memiliki jenjang kepangkatan tertinggi di level ASN di Kabupaten/kota yang ditinggalkan Bupatinya.

 

Sebelumnya, Kemendagri telah mengantongi beberapa nama calon penjabat (Pj) Kepala Daerah, dalam hal ini Gubernur/Bupati/Wali Kota. Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro menjelaskan, dalam menetapkan penjabat kepala daerah setingkat gubernur terdapat mekanisme dan aturan yang sudah ditetapkan.(*)

 

BACA JUGA: Ingat ! Jika Terjadi Peristiwa Selama Mudik Laporkan Ke Layanan Call Center 110 Polda Lampung

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA