Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung akan melakukan pengawasan ekstra terhadap pendistribusian hingga ketersediaan stok minyak goreng di Provinsi Lampung.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Nanang Sigit, dirinya mengatakan bahwa hal tersebut telah menjadi sebuah amanah yang telah disampaikan Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.
BACA JUGA: Handitya Narapati SZP Nakhodai IMI Lampung, Target Bangun Sirkuit
"Dari awal sudah ada perintah dari pimpinan di semua daerah termasuk Lampung, ini harus peka terhadap pengawasan. Termasuk minyak goreng," ungkapnya dikutip, Sabtu (23/4/2022).
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, pihaknya siap menerima laporan dari masyarakat.
"Nah, kita untuk di Lampung kita siap untuk menjalani laporan masyarakat, maupun temuan masyarakat yang menyangkut tentang kelangkaan minyak goreng, termasuk pernik-perniknya," jelasnya.
Kemudian saat ditanya terkait terkait dugaan pemalsuan dokumen ekspor yang ramai diperbincangkan, apakah ada hal itu di Lampung. Menurutnya hal itu merupakan masih dugaan.
"Kita tetap berusaha untuk mencari kebenaran terkait laporan masyarakat," tukasnya.
Selanjutnya Nanang pun akan senang apabila masyarakat bisa memberikan informasi terkait kelangkaan minyak goreng, maupun temuan lainnya.
"Kami siap dan kami terima itu," pungkasnya.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung sudah menetapkan empat tersangka dugaan korupsi penyelewengan fasilitas ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO).
Salah satu tersangka kasus terkait migor adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardana. Selain itu, ada tiga tersangka lainnya, yakni MPT selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, SMA selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Grup (PHG) dan PT selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas.
Penetapan tersangka ini ternyata belum berdampak banyak terhadap pergerakan harga minyak goreng.
Pantauan di salah satu minimarket, di Kota Bandar Lampung harga minyak goreng masih konsisten berada di kisaran Rp 50 ribu/2 liter. Ada yang lebih rendah, namun ada juga yang lebih tinggi. (Riduan)
BACA JUGA: Handitya Narapati SZP Nakhodai IMI Lampung, Target Bangun Sirkuit
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 652
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 304
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 267
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 242
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 191
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 95
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 62
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
BERLANGGANAN BERITA