Ilustrasi demonstrasi (Shutterstock)
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Gerakan Suara Pemuda Lampung (Gaspul) berencana akan melakukan aksi mendirikan posko guna mendesak pemerintah Jokowi-Ma'aruf membatalkan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) serta mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk segera menstabilkan harga komoditas kebutuhan pokok di Provinsi Lampung.
"Iya benar besok Selasa, 5 April 2022 pukul 15.00 Wib," ungkap Kordinator Aksi, Ichwan saat di wawancarai, Senin (4/3/2022).
BACA JUGA: PAD Bandar Lampung Perlahan Membaik, Walikota Serahkan Bantuan Ke Setiap Pondok Pesantren
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa aksi itu, akan dilakukan selama 1 bulan dimulai pada esok hari.
"Menduduki alun-alun ibukota dari Lampung (Tugu Adipura) selama 1 bulan kedepan, sebagai bentuk kekecewaan rakyat Lampung," jelas Ichwan.
Sementara untuk massa yang akan dilibatkan pada aksi itu, Ichwan belum menjelaskan secara rinci. Namun, dipastikan bakal banyak yang mengikuti.
"Lampung belum berjaya, turunkan harga minyak goreng, turunkan harga bbm. Rakyat bukan objek dagang," pungkasnya.
Perlu diketahui sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ada kemungkinan harga Pertalite dan liquefied petroleum gas (LPG) subsidi ukuran tabung 3 kilogram (kg) juga ikut naik.
Hal tersebut disampaikannya usai uji coba pengoperasian Light Rail Transit (LRT) di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur belum lama ini.

Hal itu menjadi sebuah ironi, ditengah carut marut kisah minyak goreng yang belum terselesaikan, ditambah lagi awal April 2022, PT Pertamina (Persero) secara resmi menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi Rp 12.500-Rp 13.000 per liter. Hal itu seolah menjadi kabar mengejutkan bagi masyarakat.
"Jadi overall ya, akan terjadi, Pertalite naik sedangkan Premium belum, mengenai gas (LPG) yang 3 kg itu kita bertahap. Jadi 1 April, nanti Juli, nanti bulan September, itu semua bertahap dilakukan oleh pemerintah," ungkapnya dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (2/3/2022).
Lebih lanjut ia menuturkan, meskipun nantinya ada kenaikan bukan berarti pemerintah tidak memberikan subsidi. Dia mengatakan, rakyat kecil tetap akan diberikan subsidi.
"Ada yang disubsidi, masih tetap tadi untuk rakyat kecil tetap disubsidi. Tetapi misalnya yang kecil ini (LPG 3 kg) dari 2007 nggak pernah naik harganya, kan enggak fair juga," tutupunya. (Riduan)
BACA JUGA: PAD Bandar Lampung Perlahan Membaik, Walikota Serahkan Bantuan Ke Setiap Pondok Pesantren
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 295
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 234
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 32
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 26
BERLANGGANAN BERITA