Logo Saibumi

Harga Minyak Goreng Melambung, Potensi Matikan UMKM di Bandar Lampung

Harga Minyak Goreng Melambung, Potensi Matikan UMKM di Bandar Lampung

Foto: Warung Soto dan Gorengan di Kota Bandar Lampung yang kesulitan mendapatkan minyak goreng untuk berjualan | Evan/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Kelangkaan minyak goreng di pasaran sangat berdampak ke pelaku usaha. Seperti yang terjadi di Provinsi Lampung, khususnya Kota Bandar Lampung. Penjual makanan seperti soto dan gorengan mengeluhkan kelangkaan minyak, hingga usaha harian tersebut sering tutup akibat tidak adanya minyak.

 

Salah satu penjual soto dan gorengan di daerah Kemiling, Ida (44), mengaku usaha yang dijalaninya sehari-hari sering tutup karena tidak mendapatkan minyak goreng. Ia sebagai pedagang kecil kesulitan mencari minyak goreng baik di pasar maupun di minimarket serta supermarket.

BACA JUGA: Stok Minyak Goreng Non Subsidi Di Pasar Tanggamus Banyak, Harga Rp24 Ribu Perliter

 

"Sering tutup, jadi kalau nggak dapat minyak goreng tutup. Usaha saya kan mengandalkan minyak goreng untuk goreng ayam, kacang, kerupuk, dan gorengan. Kalau nggak dapat ya tutup. Jelas rugi dari sisi penghasilan, apalagi kebutuhan sekarang semakin tinggi," kata Ida, kepada Saibumi.com, Selasa (22/2/2022).

 

Ida pun meminta pemerintah jangan hanya janji saja menormalkan dan menstabilkan stok minyak goreng, namun benar-benar menepati janjinya. Apalagi minyak goreng ini merupakan bahan pokok utama yang sangat dibutuhkan, terutama bagi para pedagang kecil seperti dirinya.

 

"Pemerintah itu jangan ngomong dan janji saja. Mana yang katanya minyak goreng bakal banyak dan cukup, buktinya kan kosong nggak ada. Kita ini cuma pingin mencari rezeki kecil-kecilan saja untuk makan. Kalau sulit gini gimana mau cari uang," keluh Ida.

 

Menurutnya, kalaupun ada minyak goreng tersebut harganya mahal. Hal itu pun sangat memberatkan, karena jika harga jual dinaikan akan berpengaruh ke penjualan dan tak ada yang mau beli. Dipasaran harga minyak goreng ditemui sekitar Rp24-25 ribu perliter, atau jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.(Van)

 

BACA JUGA: Stok Minyak Goreng Non Subsidi Di Pasar Tanggamus Banyak, Harga Rp24 Ribu Perliter

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA