Logo Saibumi

Diduga Ditimbun Tengkulak, Minyak Goreng Dijual Bebas Online, Harga 2 Kali Lipat

Diduga Ditimbun Tengkulak, Minyak Goreng Dijual Bebas Online, Harga 2 Kali Lipat

Foto: Diduga Ditimbun Tengkulak, Minyak Goreng Dijual Bebas Online, Harga 2 Kali Lipat (Dokumen Ist)

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Meskipun pemerintah mengklaim stok minyak goreng aman dipasaran, ternyata hingga hari ini masyarakat masih sulit mendapatkan kebutuhan harian utama tersebut.

 

Sempat diklaim harganya turun, untuk harga retail Rp14ribu perliter, dan harga jual pasar Rp11ribu perliter, nyatanya minyak goreng hilang bak ditelan bumi.

BACA JUGA: Menko Perekonomian Janjikan Kelangkaan Minyak Goreng di Lampung Akan Ditindaklanjuti

 

Masyarakat masih mengeluh kesulitan mendapatkan minyak, sebut saja Ratih (42) ibu rumah tangga asal Langkapura Bandar Lampung. Ia mengeluhkan sangat sulit mendapatkan minyak baik di pasar, warung, hingga ke minimarket dan supermarket.

 

Lucunya, ia mendapati beberapa pedagang online berjualan minyak goreng dengan harga Rp24ribu perliter dengan stok banyak.

 

"Saya sudah keliling cari minyak goreng, di warung, di pasar, sampai ke supermarket susah. Kalaupun ada harus rebutan dan datang pagi. Tapi saya heran, kenapa ada yang bisa dijual lewat pedagang online. Saya lihat ada teman di media sosial jual minyak goreng perliter Rp24ribu, dan bebas beli berapa saja. Ada permainan apa ini?," kata dia, kepada Saibumi.com, Selasa (15/2/2022).

 

Saibumi.com menelusuri dan menghubungi pedagang minyak goreng online tersebut. Stok minyak goreng dikatakan masih tersedia banyak, bahkan tak ada batasan berapa pembelian minyak goreng tersebut. Perliter benar dibanderol dengan harga Rp24ribu, 2 kali lipat dari harga yang ditetapkan pemerintah.

 

Produk minyak goreng yang dijual pun bermerk sama seperti yang beredar di pasar, minimarket, dan supermarket. Ketika ditanya lebih jauh mengenai sumber minyak goreng tersebut berasal. Sang penjual mengaku mendapatkan khusus dari minimarket dan beberapa agen minyak goreng.

 

"Dapat dari agen gitu, ada juga dari teman yang kerja di minimarket jual ke saya, biasanya sehari dapat (stok) 10-20 liter. Kalau untung ya namanya pedagang cari untung, saya kan mempermudah orang yang mau beli minyak goreng saja. Harga ya jelas beda, saya dapat juga harga sudah tinggi. Karena kan sekarang dipasaran juga sulit," jelas pedagang yang tak mau disebutkan namanya tersebut.(Van)

BACA JUGA: Menko Perekonomian Janjikan Kelangkaan Minyak Goreng di Lampung Akan Ditindaklanjuti

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA