Foto: Rak minyak goreng yang kosong di salah satu minimarket di Bandar Lampung | Evan/Saibumi.com
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Meskipun pemerintah mengklaim stok minyak goreng aman dipasaran, ternyata hingga hari ini masyarakat masih sulit mendapatkan kebutuhan harian utama tersebut.
Meskipun diklaim harganya turun, untuk harga retail Rp14ribu perliter, dan harga jual pasar Rp11ribu perliter, nyatanya minyak goreng hilang bak ditelan bumi.
BACA JUGA: Diduga Ditimbun Tengkulak, Minyak Goreng Dijual Bebas Online, Harga 2 Kali Lipat
Berdasarkan catatan Saibumi.com terkait kebijakan pemerintah soal minyak goreng. Kebijakan pertama dimulai November-Desember 2021. Ke masyarakat, pemerintah berjanji menggelontorkan minyak goreng kemasan sederhana ke pasar modern 11 juta ton seharga Rp14ribu perliter.
Realisasi langkah ini tak sampai 1 persen. Tidak jelas apa penyebabnya, apakah karena pengusaha tak ingin kehilangan menimbun cuan atau ada hal lain.
Tanpa penjelasan penyebab kegagalan, jurus diubah pemerintah. Kali ini, pemerintah menyebut subsidi. Tujuan heroiknya membela konsumen, industri, dan pedagang kecil yang banyak mengonsumsi minyak goreng.
Ke masyarakat, janji kembali ditebar pemerintah yang menyediakan 1,5 miliar liter minyak goreng selama enam bulan. Minyak goreng, kemasan sederhana maupun premium dibanderol satu harga Rp14ribu per liter. Tersedia di ritel modern mulai 19 Januari 2022, dan seminggu kemudian di pasar tradisional.
Namun hingga hari ini, minyak goreng kembali langka dipasaran. Masyarakat pun mempertanyakan hal tersebut, bukan karena harganya, tapi stok yang seakan hilang.
Semua pihak seperti lempar tangan. Ada yang menyalahkan distributor, ada pula yang menyalahkan penjual yang menimbun. Tapi, ada baiknya pemerintah mawas diri memperbaiki komunikasi, baik dengan produsen, distributor, dan tegas dengan penjual.
"Dugaan terbesar ada permainan antara produsen, distributor, hingga ke level penjual. Permainan ini disebabkan tidak tegasnya pemerintah. Dimana pemerintah hanya bisa mengklaim stok aman, tanpa melihat bahwa dilapangan stok minyak goreng sulit, dan terjadi panic buying di masyarakat," ujar Sindy, ibu rumah tangga yang juga berprofesi sebagai ASN di Bandar Lampung.(Van)
BACA JUGA: Diduga Ditimbun Tengkulak, Minyak Goreng Dijual Bebas Online, Harga 2 Kali Lipat
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 69
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA