Logo Saibumi

Penyidik Kejati Lampung Resmi Limpahkan Perkara PT.LJU ke Jaksa Penuntut Umum

Penyidik Kejati Lampung Resmi Limpahkan Perkara PT.LJU ke Jaksa Penuntut Umum

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melimpahkan Tersangka dan Barang Bukti (BB) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang diduga dilakukan oleh Pengurus Badan Usaha Milik Daerah PT. Lampung Jasa Utama TA. 2017.

Dalam keterangan tertulisnya Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung I Made Agus Putra Adnyana mengungkapkan bahwa Tim Jaksa Penyidik pada Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung melimpahkan 2 (dua) orang Tersangka dan Barang Bukti atau pelimpahan perkara Tahap 2 kasus (In Absentia) dugaan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Pengurus Badan Usaha Milik Daerah bernama PT. Lampung Jasa Utama

BACA JUGA: Hakim PN Surabaya Tak Terima Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

"Yang diduga dalam Pengelolaan Keuangannya terdapat beberapa Indikasi Tindak Pidana Korupsi untuk tahun anggaran 2016, 2017 dan 2018, atas nama tersangka AJY dan AJ di Kejaksaan Negeri Bandarlampung," ungkap Made, Kamis (20/1/2022).

Lebih lanjut dalam keterangannya tertulis, bahwa perbuatan kedua tersangka tersebut diduga melawan hukum sebagaimana diatur dalam Primer Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana, Subsidair Pasal 3 Undang-undang nomor. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 18 ayat (1) Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-undang No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

"Berdasarkan Laporan Audit Penghitungan Kerugian keuangan negara atas kasus tersebut terdapat penyimpangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 3.158.671.737.000 (Tiga Miliar Seratus Lima Puluh Delapan Juta Enam Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Rupiah)," jelasnya.

Pelimpahan tersebut dilakukan setelah Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan penelitian syarat formil, materiil dan menyatakan berkas perkara kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Lampung PT. Lampung Jasa Utama Tahun 2016, 2017 dan 2018 telah lengkap atau P-21.

"Dua Tersangka yang diserahkan ini merupakan Mantan Direktur PT. Lampung Jasa Utama dan PT. Raja Kuasa Nusantara yang dimana dua tersangka tersebut sampai hari ini masih belum diketahui keberadaannya dan masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Tinggi Lampung atas nama AJY dan AJ. Bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan lancer serta menerapkan protokol kesehatan," pungkas I Made Agus Putra Adnyana. (Riduan)

BACA JUGA: Tok! Mantan Bendahara BPBD Bandarlampung Divonis 3 Tahun Penjara

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong