Logo Saibumi

DBD Merebak di Lampung, Berikut Ciri-Ciri Demam Berdarah pada Anak yang Perlu Diketahui

DBD Merebak di Lampung, Berikut Ciri-Ciri Demam Berdarah pada Anak yang Perlu Diketahui

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Demam berdarah dengue (DBD) mulai mewabah masuk musim penghujan tentu disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti Uniknya, hanya nyamuk Aedes aegypti betina yang menyebarkan virus tersebut, sedangkan nyamuk jantan tidak.

 

BACA JUGA: Viral Warga Lampung Terpapar Omicron, Ini Kata Dinkes Lampung!

Kepala UPT Puskesmas Hajimena, Nessi Yunita, mengungkapkan, di wilayah kerja Puskesmas Tanjungsari awal tahun 2022 terdapat enam kasus warga terkena DBD. 

 

"Ada enam kasus DBD. Dua di Desa Hajimena, tiga di Desa Sidosari, dan satu di Desa Pemanggilan, dua kasus ditangani oleh UPT Puskesmas Natar," kata Nessi di ruang kerja di UPT Puskesmas Hajimena, Dikutip dari lampost.com  Rabu, (12/1/2022)

 

Sedikitnya wawal tahun ini sudah ada delapan kasus baru demam berdarah dengue (DBD) tercatat di wilayah kecamatan Natar, Lampung Selatan(Lamsel). Perinciannya, enam kasus ditangani UPT Puskesmas Hajimena dan dua kasus ditangani oleh UPT Puskesmas Natar.  

 

Melansir dari Buku Berteman dengan Demam karya dr. Arifianto, Sp.A, & dr. Nurul I. Hariadi, FAAP (2017), sedikitnya ada tiga gejala infeksi virus dengue yang harus diperhatikan oleh para orangtua, yakni sebagai berikut:

 

Demam berlangsung sekurangnya 72 jam atau tiga hari, tanpa disertai dengan batuk dan pilek Anak terlihat sakit, lemas, tidak mau makan dan minum sehingga berisiko mengalami dehidrasi Kadang disertai mual, muntah, diare, nyeri perut, hingga muncul bintik-bintik kemerahan kecil di beberapa bagian tubuh (peterkie) Dalam buku tersebut, keduanya menerangkan bahwa tidak semua orang yang menderita DBD harus dirawat di RS, tapi bisa juga di rumah. Hal ini tergantung dengan kondisi sang anak.

 

Apabila anak maupun orang dewasa dengan kecurigaan sakit DBD masih dapat makan-minum dan menghasilkan air seni minimal 6 jam sekali, maka belum mengalami dehidrasi sehingga dapat dipantau di rumah.

 

7 ciri DBD harus segera dibawa ke rumah sakit Dokter Apin, sapaan akrab dokter Afrianto dan kolega membagikan rambu-rambu kepada para orangtua mengenai indikasi anak harus dirawat di RS karena DBD. Sedikitnya ada 7 gejala yang mesti diperhatikan, yakni sebagai berikut:

 

Syok dengue Anak harus dibawa ke RS apabila mengalami sindrom syok dengue, yaitu sudah terjadi kegagalan sirkulasi darah mencukupi kebutuhan oksigen di seluruh jaringan tubuh yang berpotensi menyebabkan kematian.

 

2. Sulit minum Perlu dilihat anak mau minum atau tidak? Apabila anak sangat sulit minum, bisa cairan tubuhnya tak tercukupi. Dalam kondisi ini, anak bisa saja ditemukan muntah berulang dan produksi air seni berkurang.

 

3. Perdarahan aktif Bawa anak ke RS apabila telah mengalami perdarahan aktif dengan indikasi air besar atau tinja berubah warna menjadi hitam, perdarahan gusi yang sulit berhenti, hingga muntah darah.

 

4. Trombosit berkurang Hitungan trombosit kurang dari 100.000 per mikroliter dan disertai dengan peningkatan hematokrit lebih dari 20 persen.

 

5. Kondisi memburuk Segera bawa anak ke RS apabila terlihat mengalami kondisi yang memburuk saat demam turun.

 

6. Nyeri perut Perhatikan kondisi perut anak. Apabila mereka mengeluh atau mengalami nyeri perut bawah, segera bawa ke RS.

 

7. Perhatikan jarak rumah Apabila tempat tinggal jauh dari fasilitas kesehatan pertama, jangan tunggu anak sampai mengalami sindrom syok dengue, tetapi segeralah bawa ia ke rumah sakit.

BACA JUGA: Hati-Hati! Kejati Lampung Bakal Bentuk Satgas Mafia Pupuk 



#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong