Logo Saibumi

Kena Silent Treatment, Ini Tips Jika Kamu Terjebak Hubungan Manipulatif

Kena Silent Treatment, Ini Tips Jika Kamu Terjebak Hubungan Manipulatif

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Akhir-akhir ini kesehatan mental sering dibicarakan banyak orang. Bahkan gangguan terhadap kesehatan mental dirasakan mulai kalangan remaja hingga dewasa sampai bisa mengalami kondisi tersebut.

 

Jika tidak dipahami, maka kesehatan mental ini akan menganggu aktifitas dan menimbulkan masalah dalam kehidupan masyarakat. Perlu dipahami dalam kehidupan sehari-hari kita pasti pernah mengenal fenomena Silent Treatment.

BACA JUGA: Zombie Menyerang Sae Bom di Drama Korea Happiness di Episode 11, Bisakah Selamat Dari Serangan?

 

Kondisi ini dimana kita meraskan terintimidasi secara kejiwaan tanpa terasa, berikut yang termasuk silent treatment :

  1. Ingin menghukum agar orang lain sadar
  2. Mendiamkan pasangan padahal bicara ke orang lain
  3. Bertujuan menyakiti dengan diam
  4. Berharap orang lain mengerti sendiri

Silent treatment bisa saja terjadi karena ketidakmampuan komunikasi atau indikasi perilaku manipulatif. Jika perilaku ini terjadi terus menerus maka sadarilah bahwa kamu sedang mengalami salah satu bentuk kekerasan emosional.

Begini tips mengatasi silent treatment yang sudah saibumi.com himpun:

 

1. Sampaikan bahwa kamu sangat menghargai hubungan yang terjalain lakukan sejak awal agar dia tahu bahwa kamu tidak sedang mencoba mengajaknya bertengkar.

 

"Aku benar-benar merasa nyaman menghabiskan waktu sama kamu, tolong bantu aku untuk memahami masalah yang terjadi ya, soalnya aku benar-benar menghargai hubungan kita. apa aku sudah melakukan sesuatu yang menyakiti hatimu?"

 

2. Ekpersikan perasaanmu oleh karena silent treatmen kerap digunakan seseorang untuk mengontrol orang-orang di sekitarnya, pastikan kamu tetap tenang dan terkontrol ketika melakukannya. 

 

"Aku benar-benar sayang sama kamu dan menghargai hubungan kita, tapi jujur saha akau merasa sakit hati sewaktu kamu abaikan tanpa alasan aku harap kita bisa mendiskusikan masalahnya, ya"

 

3. Perhatikan nada bicaramu. dalam banyak kasus jika kamu terdengar sangat sedih, sakit hati, atau benar-benar berharap untuk memperbaiki hubungan dengannya, lawan bicaramu akan terus-menerus menggunakan pola yang sama untuk mengontrolmu. 

 

4. Dengarkan penjelasannya, berikan dia kesempatan untuk menjelaskan perilakumu yang menyakiti hatinya, jika ada. jika dia justru mengabaikanmu dan mengubah subjek, artinya dia memang sedang berusaha memanipulasimu. dalam situasi tersebut, sialhkan menarik diri dari percakapan.

BACA JUGA: Zombie Menyerang Sae Bom di Drama Korea Happiness di Episode 11, Bisakah Selamat Dari Serangan?

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA