Logo Saibumi

Ancam Dibunuh, AJI Bandar Lampung Kecam Bagi yang Menghalangi Tugas Jurnalistik

Ancam Dibunuh, AJI Bandar Lampung Kecam Bagi yang Menghalangi Tugas Jurnalistik

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Aliansi Jurnalistik Independent (AJI) Bandar Lampung mengecam oknum yang dengan sengaja mengganggu, atau menghalangi kegiatan jurnalis.

 

BACA JUGA: Minta Klarifikasi Dugaan Penipuan Oleh PT. BAS, SMSI Lampung Layangkan Surat

Bahkan baru-baru ini, ancaman pembunuhan terhadap jurnalis terjadi di Bandar Lampung. Pemimpin Redaksi tintainformasi.com Amuri Alpa menerima ancaman pembunuhan melalui telepon. 

 

Seseorang yang menelepon Pemimpin Redaksi tintainformasi.com Amuri Alpa mengintimidasi dan mengancam membunuhnya.

Ancaman itu terkait pemberitaan ihwal rehabilitasi jalan ruas Lematang-Bandar Lampung sebesar Rp 5,6 miliar.

 

Selain itu kekerasan verbal dialami jurnalis lampungsegalow.co.id dan lampungone.co di kantor Go-Jek Lampung, Selasa, (16/11/2021).

 

Ddalam laporan jurnalis hendak meminta konfirmasi terkait penangkapan calo akun Go-Jek. Dalam upaya konfirmasi tersebut, karyawan Go-Jek dilaporkan membentak wartawan.

 

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung meminta masyarakat untuk menghormati aktivitas jurnalistik. Hal itu merespons kekerasan verbal dan ancaman pembunuhan terhadap jurnalis.

 

Ketua AJI Bandar Lampung Hendry Sihaloho mengatakan, UU 40/1999 tentang Pers menjamin pekerjaan jurnalis. Aktivitas jurnalistik para wartawan guna memenuhi hak publik untuk tahu. Juga menjalankan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.

“Kami meminta masyarakat menghormati kerja-kerja jurnalistik. Sebab, tugas para jurnalis adalah mempersenjatai publik dengan informasi, sehingga warga bisa mengatur hidupnya secara bebas,” kata Hendry, Kamis (18/11/2021) melalui siaran pers.

 

Dia juga meminta pihak-pihak yang merasa keberatan dengan produk jurnalistik untuk menempuh mekanisme sesuai UU Pers. Mekanisme dimaksud, yakni hak jawab maupun hak koreksi. Bukan bertindak secara kekerasan, apalagi mengancam akan membunuh.

 

"Jurnalis ingin konfirmasi berarti menjaga keberimbangan berita. Itu diatur dalam Kode Etik Jurnalistik. Jadi, pihak-pihak yang dimintai konfirmasi cukup menjawab saja,” ujarnya.

BACA JUGA: Kunjungi Kantor Media, Nizwar: Samakan Persepsi Kebijakan Era Digitalisasi



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong