Foto: Saibumi.com/Riduan
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Berbagai cara dilakukan para pedagang agar bisa bertahan di masa pandemi seperti saat ini.
Seperti yang dilakukan salah satu penjual salak di Pasar Tugu, Kota Bandarlampung ini. Akbar mengungkapkan bahwa butuh strategi jitu agar bisa mempertahankan usahanya ini.
BACA JUGA: Masuk Kantor Polisi di Lampung Harus Pakai PeduliLindungi
"Saya gunakan strategi jemput bola, yah hal ini dilakukan biar bisa bertahan," ungkapnya kepada Saibumi.com, Senin (27/9/2021).
Disinggung strategi apa ia mengatakan, caranya adalah menawarkan barang dagangannya via media sosial dan langsung kepada calon pembeli yang melintasi lapaknya.
"Kebetulan saya maen Medsos juga, maen fb. Selain itu kita tawarin juga paket harga ke custemer yang datang langsung ke lapak. Kita pakein tulisan harga yang lumayan terjangkau yaitu Rp. 5000, namun ada juga harga yang di atasnya," jelasnya
Lebih lanjut Akbar menyampaikan bahwa harga yang dipajang hanya penarik untuk custemer bisa melihat barang dagangannya.
"Kita tulisin harga yang murah biar yang beli tertarik gitu, jadi harganya variasi. Tapi untuk kualitas jangan salah, dijamin halal," pungkas Akbar. (Riduan)
BACA JUGA: Masuk Kantor Polisi di Lampung Harus Pakai PeduliLindungi
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 641
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 294
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 32
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 26
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA