Logo Saibumi

Terkait Data Klaster Sekolah Akibat PTM Terbatas, Ini Klarifikasi Kemendikbudristek!

Terkait Data Klaster Sekolah Akibat PTM Terbatas, Ini Klarifikasi Kemendikbudristek!

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengklarifikasi terkait data klaster dan siswa positif Covid-19 di sekolah setelah diadakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sejumlah daerah di Indonesia. 

 

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbudristek, Jumeri, mengatakan ini bukan data klaster Covid-19, melainkan jumlah sekolah yang melaporkan ada kasus Covid-19 di warga sekolahnya.

BACA JUGA: Seleksi Guru PPPK Nadiem Makarim di Serbu Netizen, Passing Grade Honorer Dinilai Mencekik

 

"Sebenarnya kalau itu ada 2,8 persen dari sekolah ada warga yang terkena Covid-19, baik siswanya, gurunya, maupun tenaga kependidikannya, maka ada lebih dari 97 persen sekolah itu tidak tercemar," ungkap Jumeri dalam jumpa pers dikanal youtube Kemendikbud RI yang disaksikan saibumi.com.

 

Lebih lanjut Jumeri menyampaikan bahwa data Kemendikbudristek yang menunjukkan 1.296 klaster sekolah akibat PTM Terbatas, 11.615 siswa dan 7.307 guru disebut sudah positif Covid-19.

 

Itu bukan data kasus aktif Covid-19 di sekolah saat ini, melainkan akumulasi dari Juli 2020 lalu. (Riduan)

BACA JUGA: Seleksi Guru PPPK Nadiem Makarim di Serbu Netizen, Passing Grade Honorer Dinilai Mencekik

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA